Senin, 13 April 2026

Pilpres 2024

Presiden Jokowi Makan Malam Bareng Prabowo, Begini Respon Cak Imin, Anies, dan Ganjar

Ari menjelaskan, pertemuan tersebut bukan pertemuan khusus, ataupun jamuan makan malam spesial. Presiden hanya ingin santai sejenak untuk mencoba...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Presiden Jokowi Makan Malam Bareng Prabowo, Begini Respon Cak Imin, Anies, dan Ganjar
ist
Presiden Joko Widodo saat makan malam bersama Menhan Prabowo di Rumah Makan Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi makan bersama Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2023).

Kemudian Sabtu (06/01/2024), Jokowi sarapan dan olahraga bersama Airlangga Hartarto bahas pilpres.

Menanggapi hal tersebut, Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menilai pertemuan Jokowi dengan Prabowo Subianto dapat menumbuhkan ketidakpercayaan publik terhadap netralitas pemerintah, khususnya Kepala Negara dalam Pilpres 2024.

 

 

Menurutnya, jika publik sudah tidak percaya terhadap pemerintah, akan sulit juga membangun demokrasi yang baik dalam Pemilu nanti. Sebab, publik akan berpandangan pemerintah Jokowi ikut campur dalam proses pemilihan presiden.

Muhaimin menambahkan, selama ini pemerintah selalu menonjolkan capaian pembangunan yang telah dijalankan, serta optimisme peningkatan ekonomi.

Namun, hal itu tidak akan digubris publik lantaran Jokowi sudah berpihak kepada capres-cawapres tertentu.

 

Baca juga: Refreshing di Tengah Kampanye, Gibran Tanding Fustsal Sarung di Cirebon Bareng Gus-gus

 

"Ya kalau kita sih, kita harus jaga nama beliau, kita harus ingatkan terus-menerus. Jangan sampai prestasi-prestasinya terganggu dengan ketidaknetralan," ujar Cak Imin, sapaan Muhaimin di Gedung Olah Raga (GOR) Madrasatul Qur'an, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/1/2024), dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Cak imin mengakui pertemuan Jokowi dengan Prabowo memang hal yang wajar, lantaran Prabowo merupakan pembantu presiden.

Akan tetapi, publik pastinya bisa menilai pertemuan tersebut tidak sebatas pimpinan dan bawahan, tetapi juga dorongan keberpihakan Jokowi terhadap Prabowo. Terlebih, cawapres Prabowo adalah putra sulung Jokowi.

 

Baca juga: Begini Aturan Baru Debat Capres Ketiga

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved