Ledakan di Morowali
Polisi Bentuk Tim Gabungan, Selidiki Ledakan Smelter PT ITSS Morowali
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Agus Nugroho menyebut pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa kecelakaan kerja...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kapolda-dan-Danrem-jumpa-pers-di-Morowali-Sulteng.jpg)
Menurut penjelasannya, peristiwa tersebut terjadi bermula ketika tim teknis PT ITSS akan melakukan perbaikan terhadap salah satu tungku feronito yang ada di lantai 2.
"Namun, pada saat tim teknis melakukan pembongkaran terhadap tungku yang dimaksud, terjadi ledakan disertai dengan semburan api yang mengakibatkan terjadinya kebakaran gedung PT ITSS," ujarnya.
Baca juga: 1 Korban Tewas Ledakan PT ITSS Morowali Asal Sangalla Alumni SMAN 1 Makale
Akibat kejadian itu, kata Agus, 13 orang meninggal dunia dan puluhan orang luka-luka.
Adapun korban meninggal terdiri dari empat tenaga kerja asing (TKA) dan sembilan tenaga kerja lokal.
Agus menyampaikan, korban meninggal dunia saat ini masih berada di klinik kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Baca juga: 4 Warga Luwu Utara Jadi Korban Ledakan Smelter PT ITSS Morowali, 1 Tewas
Sedangkan korban luka berat telah dirujuk dan ditangani oleh RSUD Morowali.
Sementara korban luka sedang masih dalam tahap observasi di klinik kawasan PT IMIP.
Agus menyebut pihaknya sudah melakukan pemantauan awal di lokasi kejadian.
Baca juga: Smelter PT ITSS Morowali Meledak, Disnakertrans Sulawesi Tengah Turunkan Tim Investigasi
Hasil pemantauan menunjukkan sistem tanggap darurat di wilayah PT IMIP berjalan baik.
"Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan bersama Danrem 132 Tadulako bersama instansi terkait lainnya, sejatinya Alarm system dan tanggap segeraan di kawasan PT IMIP sudah sangat baik," kata Kapolda, dikutip dari Antara.
(*)