Rabu, 15 April 2026

Ledakan di Morowali

Selamatkan Diri, Pekerja Nekat Lompat dari Ketinggian saat Terjadi Ledakan PT ITSS Morowali

Video yang beredar di Facebook menunjukkan beberapa pekerja nekat melompat dari ketinggian guna menyelamatkan diri dari api yang semakin membesar.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Selamatkan Diri, Pekerja Nekat Lompat dari Ketinggian saat Terjadi Ledakan PT ITSS Morowali
TRIBUNPALU.COM
Pekerja nekat melompat dari ketinggian untuk menyelamatkan diri dari ledakan tungku smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/12/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, MOROWALI - Pekerja melakukan lompatan dari ketinggian dalam upaya menyelamatkan diri saat terjadi ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/12/2023).

Video yang beredar di Facebook menunjukkan beberapa pekerja nekat melompat dari ketinggian guna menyelamatkan diri dari api yang semakin membesar.

Begitu terlihat pekerja dengan helm kuning keluar dari asap tebal.

 

 

Adegan lompatan mereka yang terbentur di dinding bangunan Smelter menjadi sorotan bagi rekan-rekan pekerja yang sudah berada di luar.

Setelah berhasil keluar dari gedung Smelter, pekerja-pelompat tersebut kemudian dibantu dan diangkut menggunakan truk menuju fasilitas kesehatan.

Sebanyak 35 pekerja terdampak ledakan di perusahaan pertambangan nikel tersebut.

Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya telah kehilangan nyawa.

Diketahui bahwa PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel beroperasi di wilayah yang sama dengan PT IMIP.

 

Baca juga: Kronologi Ledakan Tungku Smelter PT ITSS di IMIP Morowali Sulawesi Tengah

 

Korban Meninggal Bertambah

Jumlah korban meninggal dalam tragedi ledakan tungku Smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah satu orang pada Minggu (24/12/2023).

Dengan penambahan tersebut, jumlah korban yang meninggal menjadi 13 orang.

Korban baru tersebut diketahui merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA).

 

Baca juga: Ledakan Tabung Smelter PT ITSS Morowali, 12 Karyawan Tewas

 

Kepala Divisi Media Relations PT IMIP, Dedy Kurniawan, mengonfirmasi bahwa korban yang meninggal dalam kecelakaan di PT ITSS terdiri dari 7 warga negara Indonesia dan 6 warga negara asing.

"Ada tambahan dari WNA," ujar Dedy melalui Whatsapp, sebagaimana dikutip oleh Tribun Palu.

Kejadian kecelakaan kerja di PT ITSS dipicu oleh ledakan pada Smelter.

 

Baca juga: Sidang Online Tertutup, Keluarga Korban Agnes Desak Pengadilan Morowali untuk Terbuka dan Transparan

 

Minimal 51 pekerja mengalami luka akibat terdampak ledakan tungku Smelter.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WITA.

Peristiwa tragis dimulai dari kecelakaan yang dialami sejumlah pekerja saat sedang melakukan perbaikan dan pemasangan plat pada bagian tungku.

 

Baca juga: Warganya Dibunuh di Morowali, Wabup Tana Toraja Minta Penjagaan dari Pemkab dan Kepolisian Setempat

 

Berdasarkan hasil investigasi awal yang dilakukan oleh manajemen PT IMIP, dugaan penyebab ledakan adalah adanya cairan pemicu ledakan di bagian bawah tungku.

Ledakan terjadi pada saat proses perbaikan tersebut.

Di lokasi kejadian juga terdapat sejumlah tabung oksigen yang digunakan untuk aktivitas pengelasan dan pemotongan komponen tungku.

 

Baca juga: Karena Uang Rp 500 Ribu, Pelaku Bunuh Wanita Toraja di Morowali Pakai Batu

 

Dampaknya, ledakan awal memicu beberapa tabung oksigen di sekitar area juga meledak.

Kebakaran pada tungku berhasil dipadamkan pada pukul 09.10 WITA.

Para pekerja yang menjadi korban kecelakaan telah dievakuasi ke Klinik 1 dan 2 PT IMIP.

(*)


Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul "Pekerja Lompat dari Ketinggan demi Selamatkan Diri dari Ledakan Smelter PT ITSS Morowali"

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved