Senin, 4 Mei 2026

Pemadaman Bergilir

Beberapa Daerah Kembali Mati Lampu, Ini Jawaban PLN

Saat ini kondisi pembangkit listrik tenaga air berangsur normal danberdampak positif bagi pasokan listrik.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Beberapa Daerah Kembali Mati Lampu, Ini Jawaban PLN
net
pembangkit listrik 

TRIBUNTORAJA.COM - PT PLN (Persero) UID Sulserabar kembali melakukan pemadaman di beberapa daerah di Sulsel hari ini, Jumat (22/12/2023).

Padahal sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel), khususnya di Sulsel sudah mulai normal seiring datangnya musim hujan.

Sebelumnya, dalam beberapa bulan terakhir, PLN harus melakukan pemadaman dengan alasan debit air berkurang akibat kemarau membuat sejumah PLTA dan PLTMH tidak bisa beroperasi maksimal.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, mengungkapkan, PT PLN (Persero) terus berupa mengamankan sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel) dalam momentum Natal dan Tahun Baru 2024 Nataru.

Berkat upaya Tenologi Modifikasi Cuaca (TMC) di aliran sungai PLTA, saat ini kondisi pembangkit listrik tenaga air berangsur normal danberdampak positif bagi pasokan listrik.

"Namun, di sisi lain, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dimaksimalkan produksinya secara terus menerus juga harus perlu menjalani maintenance (pemeliharaan) sehingga manajemen beban harus dilakukan," ucap Ahmad.

Ahmad mengatakan, guna memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel, akan ada tambahan pembangkit sebesar 100 Megawatt (MW) yang ditargetkan beroperasi pada akhir Desember 2023.

PLN juga sedang lakukan percepatan penambahan pembangkit inter Temporary Capacity di Punagaya sebesar 200 MW yang ditargetkan masuk sistem pada akhir Maret 2024.

Diketahui interkoneksi sistem kelistrikan Sulbagsel yang terhubung mulai dari Sulawesi Selatan daratan, Sulawesi Barat, Palu (Sulawesi Tengah), dan Sulawesi Tenggara daratan sehingga bisa saling menopang.

Di sisi lain, PLN telah menyalurkan kompensasi secara bertahap kepada kurang lebih 2,1 juta pelanggan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat daratan yang terdampak manajemen beban sesuai dengan Permen ESDM Nomor 18 Tahun 2019 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya.

"PLN menyampaikan permohonan maaf terkait manajemen beban yang dilakukan dan berharap masyarakat bersedia bahu membahu dengan menurunkan pemakaian listrik sehari-hari sambil menunggu pemulihan sistem kelistrikan," tutupnya.

 


===

“Sehubungan dengan keberhasilan Teknologi Modifikasi Cuaca sehingga kondisi PLTA dan PLTMH dan Sistem Kelistrikan Sulbagsel yang menuju normal, maka sebagai bentuk preventif kami tetap mengumumkan proyeksi manajemen beban (pemadaman) listrik pada beberapa lokasi," jelas PLN dalam pengumumannya, Kamis (14/12/2023).

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, sebelumnya menjelaskan bahwa PLN terus berjuang tanpa henti melakukan berbagai upaya pemulihan pasukan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbangsel), termasuk upaya TMC.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved