Mahasiswa Arsitektur Unibos Ciptakan ‘Sustainable Future’ Melalui Seminar Konstruksi Struktur Bambu
Konstruksi bambu sedang menjadi trend dengan mengandalkan konsep back to nature yang diusung oleh konstruksi bambu itu sendiri.
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/15122023_Arsitektur_Unibos.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Himpunan Mahasiswa Arsitektur Prodi Arsitektur Universitas Bosowa (Unibos) Makassar menggelar seminar sekaligus kuliah umum di Gedung Lestari 45, Kota Makassar, Rabu (13/12/2023).
Acara ini sebagai bentuk tindaklanjut atas kerjasama yang digelar oleh mahasiswa magang Prodi Arsitektur Unibos Makassar dan Ibuku Studio Bali pada September lalu.
Hadir sebagai pemateri adalah Principal Architect Ibuku Studio Bali, Maxi Tumangke.
Maxi Tumangke membawakan materi konstruksi struktur bambu bertema "Building a Sustainable Future Through Material Innovation (Membangun Masa Depan Berkelanjutan Melalui Inovasi Material)".
“Tujuan materi ini adalah agar mahasiswa kembali membangun dari struktur bambu agar bisa dinikmati dan dikerjakan oleh masyarakat kebanyakan yang tidak mendapatkan training khusus,” kata Maxi Tumangke.
“Ini akan membuat bambu menjadi bangunan yang bisa diakses oleh siapa saja karena bambu juga membawa keindahan dan estetika pada suatu bangunan,” lanjutnya.
Diketahui saat ini konstruksi bambu sedang menjadi trend dengan mengandalkan konsep back to nature yang diusung oleh konstruksi bambu itu sendiri.
Menyikapi hal itu, Kepala Prodi Arsitektur Unibos Makassar, Lisa Amalia ST MT, menyebutkan bahwa inovasi dalam material bangunan memiliki potensi besar untuk mengubah cara membangun dan menjalani kehidupan sehari-hari.
“Dengan fokus pada keinginan dan efisiensi, kita dapat menciptakan struktur yang tahan lama, hemat energi, dan ramah lingkungan,” ujar Lisa.
“Industri konstruksi berperan penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi planet kita, dan pengembangan material bangunan inovatif adalah langkah penting menuju tujuan tersebut,” jelasnya.
Keseluruhan acara mengundang reaksi positif dan antusias peserta. Terpantau sesi tanya jawab berlangsung cukup panjang akibat keingintahuan mahasiswa arsitektur Unibos Makassar akan konstruksi bambu. (*)