UMB Palopo Segera Kantongi Ijin Pembukaan Fakultas Kedokteran, Tahun Depan Bisa Terima Maba
Pembina Fakultas Kedokteran UMB Palopo, Prof Haerani Rasyid, mengatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan rekomendasi tim evaluator.
TRIBUNTORAJA.COM - Universitas Mega Buana (UMB) Palopo mengajukan usul pembukaan Fakultas Kedokteran (FK).
Ketua tim Evaluasi Lapangan Pendirian Fakultas kedokteran, Deny Kurniawan mengatakan, pihaknya optimis secepatnya bisa mengantongi ijin operasional untuk pembukaan FK.
Sehingga, pada tahun ajaran 2024/2025 mendatang, pihaknya sudah bisa menerima mahasiswa baru (maba).
Pembina Fakultas Kedokteran UMB Palopo, Prof Haerani Rasyid, mengatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan rekomendasi tim evaluator dalam waktu dekat ini.
Beberapa hasil rekomendasi seperti penajaman kurikulum serta penataan sarana prasarana.
"Insya Allah UMB Palopo siap menerima mahasiswa Fakultas Kedokteran tahun 2024," ujar Prof Haerani Rasyid yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unhas.
"UMB Palopo salah satu perguruan tinggi swasta yang lebih dari siap mendirikan Fakultas Kedoteran," ujarnya dikutip dari Tribun Timur.
Salah satu syarat pendirian Fakultas Kedokteran adalah memiliki rumah sakit belajar. Dalam hal ini, UMB sudah memilikinya yaitu RS Mega Buana.
Ditambah SDM yang direkrut sangat berpengalaman dan masih muda. "Bahkan banyak di antara SDM sudah bekerja di RS Mega Buana," ujarnya..
Terlebih peralatan laboratorium sudah di atas standar, sisa dilakukan penataan sesuai standar yang ada.
Untuk kurikulum, UMB Palopo tingga melakkan penajaman.
"Dalam waktu dekat jika ijin operasional telah didapatkan, maka UMB Palopo sudah sangat siap membuka Fakultas Kedokteran," ujarnya.
Rektor UMB Palopo, Nilawati Uly, menceritakan perjalanan UMB Palopo hingga eksis sampai saat ini.
Awalnya UMB Palopo merupakan bimbingan belajar, kemudian menjadi sekolah tinggi.
Lalu bertransformasi menjadi universitas dengan membina 4 fakultas yaitu Fakultas Kesehatan, Fakultas Bisnis, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Komputer.
UMB Palopo juga telah melakukan alih kelola sejumlah perguruan tinggi.
Ada dua perguruan tinggi menyatu ke dalam Universitas Mega Buana Palopo. Selain itu, ada 3 pergruuan tinggi yang berdiri sendiri di bawah naungan Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo.
Perguruan tinggi itu adalah Akbid Mega Buana Sinjai, Akbid Mega Buana Palu, dan Sekolah Tinggi Ilmu Maritim Mega Buana di Kota Mamuju, Sulbar.
Selain itu, UMB Palopo tengah membangun empat kampus dalam wilayah di Kota Palopo, termasuk kampus yang dikhususkan untuk Fakultas Kedokteran.
Rencana pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Mega Buana Palopo mulai disusun pada awal November 2016.
Itu ditandai dengan dibangunnya Rumah Sakit Umum Mega Buana sebagai tempat alumni UMB Palopo bekerja dan melakukan praktik, termasuk mahasiswa Fakultas Kedokteran UMB Palopo nantinya.
Rencananya ada dua program studi yang akan dibuka di Fakultas Kedokteran yakni S1 Kedokteran dan Profesi Dokter.
"Selain sebagai kado ke-14 tahun UMB Palopo, ini juga merupakan kebutuhan masyarakat dan dunia kesehatan khususnya di wilayah Indonesia Timur," ujarnya.
(*)
Ini 8 Kampus Miliki Fakultas Kedokteran di Makassar, Unhas Termahal UIN Murah |
![]() |
---|
Peserta Curang SNBT/UTBK 2025 Terbanyak Fakultas Kedokteran |
![]() |
---|
Sosok CAI, Mahasiswi Kedoktan Unhas jadi Joki UTBK 2025, Dibayar Rp 2 Juta |
![]() |
---|
Peserta UTBK Rela Bayar Rp 200 Juta Untuk Lolos Kedokteran Unhas, Begini Cara Kerja Sindikat Joki |
![]() |
---|
Unismuh Makassar Jadi Tuan Rumah Forum AIPIKI 2025, Dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran se-Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.