Pilpres 2024
Penjelasan Lengkap Terkait Debat Perdana Capres, dari Jadwal, Tema, Panelis, Hingga Penonton
Pemilu 2024 terdiri pemilihan presiden dan pemilihan calon anggota legislatif dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Kantor-KPU-RI.jpg)
Dalam debat kedua, cawapres akan berbicara seputar tema ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, dan perdagangan, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), infrastruktur, dan perkotaan.
Debat ketiga akan digelar pada Minggu (7/1/2024) khusus untuk capres.
Para kandidat akan membicarakan isu Pertahanan, Keamanan, Geopolitik, dan Hubungan Internasional.
Debat keempat bakal digelar pada 21 Januari 2024 khusus untuk cawapres.
Para kandidat akan mengangkat topik pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.
Debat kelima atau terakhir akan digelar pada 10 Februari 2024 atau empat hari sebelum pemungutan suara digelar.
Pada sesi ini, capres akan membicarakan tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.
Untuk mengawal proses jalannya debat para capres dan cawapres, KPU menyiapkan sejumlah panelis.
Pada debat pertama khusus capres yang akan digelar pada 12 Desember 2023, KPU menyiapkan 11 panelis.
Menurut Komisioner KPU, August Mellaz, 11 panelis itu akan dikarantina mulai hari ini, Minggu (10/12/2023).
Dalam masa karantina, para panelis akan menyusun pertanyaan dengan tema yang ditentukan KPU yakni seputar hukum, HAM, pemerintahan, penguatan demokrasi, pemberantasan korupsi, pelayanan publik, kerukunan warga, dan lainnya.
Adapun 11 panelis itu adalah pakar Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Mada Sukmajati; pakar Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana, Rudi Rohi; ahli Hukum Tata Negara Universitas DIponegoro, Lita Tyesta ALW; pakar hukum Universitas Andalas, Khairul Fahmi.
Kemudian, pakar Hukum Tata Negara Universitas Sebelas Maret, Agus Riewanto; pakar Tata Hukum tata Negara Universitas Padjadjaran, Susi Dwi Harijanti; Guru Besar Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono.
Selanjutnya, Ketua Komnas HAM 2017-2022, Ahmad Taufan Damanik, Guru Besar Studi Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Phil. Al Makin. Pengajar UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, dan Dekan Fisipol UGM, Wawan Was’udi.
Adapun debat akan dipandu oleh dua jurnalis selaku moderator. Mereka adalah Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel.