Waspada! Begini Gejalan dan Sumber Penularan Pneumonia Anak, Meningkat di Indonesia
Diketahui, Mycoplasma pneumoniae, bakteri penyebab pneumonia pada manusia, dilaporkan mewabah di China.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-batuk-flu-sakit-6122023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak, dr Nastiti Kaswandani membeberkan gejala dan sumber penularan infeksi Mycoplasma pneumoniae.
Diketahui, Mycoplasma pneumoniae, bakteri penyebab pneumonia pada manusia, dilaporkan mewabah di China.
Saat ini, kasus pneumonia mengalami peningkatan di Indonesia, terutama menjangkit anak-anak.
Sumber Penularan Mycoplasma Pneumoniae
Dr Nastiti mengatakan, Mycoplasma pneumoniae ditularkan melalui percikan pernapasan atau droplet pasien yang sudah terinfeksi virus tersebut.
"Seperti halnya infeksi saluran pernapasan lainnya, mycoplasma ini ditularkan melalui droplet atau bahasa Indonesia-nya percik renik yang mengandung Mycoplasma pneumoniae. Jadi jika ada anak yang terinfeksi Mycoplasma pneumoniae, dia batuk dan bersin kemudian itu sampai ke anak sehat lainnya, di situlah terjadi penularan," kata dr Nastiti dilansir dari tayangan Kompas TV, Rabu (6/12/2023).
Baca juga: Kemenkes Indonesia Terbitkan Surat Edaran, Waspadai Wabah Pneumonia yang Merebak di China
Dokter Nastiti mengatakan, tidak ada mitigasi khusus untuk mencegah penularan Mycoplasma pneumoniae, melainkan hanya menjaga kebersihan diri dan sekitar.
"Tidak ada yang khusus seperti kita melakukan lockdown untuk Covid ya, tetapi pola hidup bersih sehat seperti kalau sakit jangan ke sekolah, kalau masih ada gejala pakai masker, sebaiknya pakai masker kalau di kerumunan, serta etiket batuk itu masih harus dilakukan," jelasnya.
Baca juga: Waspada Penyakit Paru-paru Popcorn! Ini Penyebabnya, Termasuk Akibat Vape
Gejala Mycoplasma Pneumoniae