Rabu, 6 Mei 2026

Perang Israel Palestina

VIRAL Warga Israel dan Pejuang Hamas Saling Lambaikan Tangan Saat Pembebasan

Pertukaran tersebut terjadi di pusat Kota Gaza, sebuah wilayah yang diklaim berada di bawah kendali tentara Israel selama operasi militer baru-baru in

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto VIRAL Warga Israel dan Pejuang Hamas Saling Lambaikan Tangan Saat Pembebasan
ist
Warga Israel yang ditawan Hamas melambaikan tangan kepada pejuang Hamas saat dibebaskan. 

TRIBUNTORAJA.COM - Hamas merilis rekaman video yang menunjukkan momen saat mereka menyerahkan sejumlah sandera ke Palang Merah selama gencatan senjata sementara dengan Israel.

Pertukaran tersebut terjadi di pusat Kota Gaza, sebuah wilayah yang diklaim berada di bawah kendali tentara Israel selama operasi militer baru-baru ini.

Pertukaran sandera gelombang ketiga ini termasuk 13 warga Israel, 3 warga Thailand, dan 1 warga negara Rusia.

Dalam momen perpisahan tersebut, para pejuang Hamas terlihat melambaikan tangan kepada para sandera.

Dari dalam mobil, sandera perempuan itu membalas lambaian tangan pejuang Hamas.

Pembebasan tersebut, yang merupakan bagian dari pertukaran tahanan.

Ini bukan pertama kali, para sandera yang ditawan pejuang Hamas bersikap damai dengan para pejuang Palestina.

Sebelumnya pada bulan lalu, Kelompok militan Hamas membebaskan dua orang wanita Israel berusia lanjut.

Momen yang menyentuh hati banyak orang ketika menyaksikan video seorang sandera Israel bernama Yocheved Lifschitz dibebaskan oleh pejuang Hamas pada hari Senin (23/10/2023) setelah hampir dua minggu disandera.

Beberapa detik sebelum momen pembebasan, Yocheved Lifschitz sempat memegang tangan seorang pejuang Hamas sambil mengucap kata Shalom.

"Shalom," kata Yocheved Lifschitz kepada Pejuang Hamas itu dalam Bahasa Ibrani yang artinya damai atau perdamaian dikutip dari BBC.

Saat jumpa pers, momen itu ditanyakan kepada Yocheved Lifschitz.  Ketika ditanya oleh wartawan mengapa Yocheved Lifschitz menjabat tangan pejuang Hamas yang menahannya sebelum dibebaskan?

Lifschitz melalui putrinya mengatakan para penyandera atau Pejuang Hamas itu telah memperlakukan dirinya dengan baik.

Dirinya diperlakukan dengan baik begitu pula dengan para sandera lainnya. Semuanya berada dalam kondisi baik.

Putri Yocheved Lifschitz, Sharone Lifschitz membantu menerjemahkan pengalaman ibunya kepada sejumlah wartawan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved