Minggu, 3 Mei 2026

Pergantian Kepala BIN

Kepala BIN Budi Gunawan Mantan Ajudan Megawati Mengaku Tak Tahu Akan Diganti

Dalam kesempatan itu Budi Gunawan juga menjawab soal dokumen dugaan pakta integritas untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Kepala BIN Budi Gunawan Mantan Ajudan Megawati Mengaku Tak Tahu Akan Diganti
tribunnews
Kepala BIN, Budi Gunawan 

TRIBUNTORAJA.COM -  Budi Gunawan mengaku tak mengetahui isu pencopotan dirinya dari jabatan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

BG, sapaan akrabnya, enggan bicara banyak mengenai kabar itu. Mantan Wakil Kepala Polri itu hanya berkata dirinya tidak tahu-menahu mengenai kabar tersebut.

"Wah, enggak tahu," kata eks ajudan Megawati itu di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/11/23).

Budi Gunawan datang ke Istana untuk menghadiri pelantikan Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI. Agus dilantik oleh Presiden Jokowi menggantikan Laksamana Yudo Margono yang memasuki masa pensiun.

Dalam kesempatan itu Budi Gunawan juga menjawab soal dokumen dugaan pakta integritas untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Dalam dokumen yang beredar luas di masyarakat itu, Pakta integritas itu ditandatangani Pj Bupati Sorong Yan Piet Moso dan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Barat, Brigjen TNI TSP. Silaban. Terkait hal itu, Budi Gunawan membantahnya. "Nggak ada. Nggak ada. Masa intel ngeluarin gitu," katanya.

Kabar Budi Gunawan akan diganti sebagai Kepala BIN sebelumnya santer terdengar di tengah isu reshuffle kabinet.

Ada sejumlah nama yang muncul dan digadang-gadang sebagai pengganti Budi. Sempat beredar nama eks KSAD Dudung Abdurachman hingga Menteri ATR dan eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto. Tapi, sampai saat ini, belum ada pergantian itu.

Budi Gunawan sendiri telah menduduki jabatan Kepala BIN sejak periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi.

Budi Gunawan merupakan pensiunan polisi yang berkarier sejak 1983.

Pada tahun 1999, Budi yang sudah berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dipercaya sebagai ajudan Megawati Soekarnoputri yang saat itu menjabat Wakil Presiden.

Sampai Megawati naik tahta ke kursi RI-1 selama 2000-2004, Budi masih setia menjadi ajudan.

Sejak saat itu karier Budi kian cemerlang.

Dia menjadi jenderal termuda Polri ketika tahun 2004 dipromosikan naik pangkat dari Kombes menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri.

Tahun 2006-2008 Budi dipercaya menjabat sebagai Kaselapa Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Setelahnya, dia sempat menjabat sebagai Kapolda Jambi selama setahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved