Senin, 20 April 2026

Kisah Mahfud MD Batal Cawapres 2019 Padahal Sudah Ukur Baju

Megawati akan mengumumkan nama bacawapres untuk pendamping Ganjar Pranowo hari ini, sekitar pukul 10.00 WIB atau 11.00 Wita.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Kisah Mahfud MD Batal Cawapres 2019 Padahal Sudah Ukur Baju
ist
Beredar foto Megawati Soekarnoputri bersama Mahfud MD di sebuah ruang tamu pada Selasa (17/10/23) malam atau beberapa jam sebelum pengumuman nama cawapres pendamping Ganjar Pranowo. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, disebutkan akan mengumumkan nama bakal calon wakil presiden (Bacawapres) hari ini, Rabu (18/10/2023).

Nama Menko Polhukam Mahfud MD menguat mendampingi Ganjar Pranowo.

Apalagi, Mahfud telah menemui Megawati kemarin, Selasa (17/10/2023) malam. Foto keduanya sudah beredar di media sosial.

Megawati akan mengumumkan nama bacawapres hari ini, sekitar pukul 10.00 WIB atau 11.00 Wita. Megawati sudah memastikan satu nama setelah kemarin malam mengumpulkan para elite PDIP di kediamannya.

Menguatnya nama Mahfud MD ini mengingatkan publik pada momen 2019. Seperti dejavu.

Kala itu, di detik-detik terakhir jelang pengumuman cawapres, nama Mahfud MD sudah menguat sebagai cawapres yang akan mendampingi Jokowi. Namun, akhirnya yang terpilih adalah Ma'ruf Amin.

Seperti apa kejadian ketika itu?

Mantan ketum PPP, Romahurmuziy, dalam sebuah podcats "Total Politik", beberapa waktu lalu mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi ketika itu.

Ketika itu, Romi mengatakan, yang menggagalkan Mahfud M sebagai cawapres adalah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto; Ketum Nasdem, Surya Paloh, dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar.

Ia lalu mengungkapkan sejumlah alasan Mahfud MD akhirnya tidak terpilih di detik-detik akhir.

Pertama, kata Romi, Surya Paloh merasa bahwa Mahfud merupakan ketua pemenangan pasangan Prabowo-Hatta pada 2014 dan eks ketua MK itu tidak mempunyai kontribusi nyata.

Sementara Airlangga Hartarto beralasan bahwa Mahfud merupakan salah satu tokoh yang pernah merekomendasikan pembubaran Golkar.

Sesepuh Golkar tidak sreg dengan Mahfud.

"Kalau Muhaimin atau akrab disapai Cak Imin menyatakan bahwa mereka sejalan dengan PBNU dan menyebut Mahfud bukan kader NU," katanya.

Menurut Rommy, jawaban para ketua umum parpol pendukung Jokowi itu disampaikan di Istana atau detik-detik jelang penetapan nama cawapres Jokowi di Restoran Plataran Menteng pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved