Hari Ini dalam Sejarah
Hari Ini dalam Sejarah: Pemberontakan G30S PKI dan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober
Artikel ini akan membahas peristiwa G30S PKI dan Hari Kesaktian Pancasila serta beberapa sumber sejarah yang dapat membantu kita memahami lebih..
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pengunjung-padati-monumen-pancasila-sakti.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Setiap tahun, pada tanggal 1 Oktober, Indonesia merayakan Hari Kesaktian Pancasila sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S PKI (Gerakan 30 September - Partai Komunis Indonesia) yang terjadi pada tahun 1965.
Peristiwa ini adalah salah satu babak penting dalam sejarah Indonesia yang penuh kontroversi dan memiliki dampak yang mendalam bagi negara ini.
Artikel ini akan membahas peristiwa G30S PKI dan Hari Kesaktian Pancasila serta beberapa sumber sejarah yang dapat membantu kita memahami lebih dalam tentang peristiwa ini.
Apa Itu Hari Kesaktian Pancasila?
Hari Kesaktian Pancasila adalah hari peringatan kedudukan Pancasila sebagai satu-satunya pandangan hidup yang mempersatukan seluruh negara, bangsa, dan rakyat Indonesia.
Hal ini perlu diperingati karena Indonesia pernah memiliki catatan sejarah kelam di masa lalu di mana ada kelompok tertentu yang ingin menggantikan Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Salah satunya PKI yang dipimpin oleh Dipa Nusantara Aidit alias DN Aidit.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Jantung Sedunia 29 September
Kala itu, PKI ingin mengganti ideologi bangsa Indonesia dari nasionalisme sesuai nilai Pancasila menjadi komunisme.
Selain itu, Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi peringatan atas gugurnya beberapa anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam usaha mempertahankan Pancasila.
Kala itu, mereka menjadi korban pemberontakan yang dilakukan PKI.
Aksi itu dikenal sebagai Gerakan 30 September PKI alias G30S PKI.