Bayi Tabung
Proses Bayi Tabung yang Kini Hadir di Rumah Sakit Sinar Kasih Tana Toraja
RS Sinar Kasih bekerjasama dengan Marula IVF Makassar untuk melaksanakan program ini.
Penulis: Adenin | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Ilustrasi-bayi.jpg)
Wanita dengan masalah sistem reproduksi seperti kerusakan atau penyumbatan tuba falopi
Wanita telah mengalami 2 kali keguguran atau lebih
Pria dengan hasil analisa sperma yang kurang baik
Pria/ wanita yang terdiagnosa masalah kesuburan dan tidak diketahui penyebabnya
Pria/ wanita yang telah melakukan program fertilitas lainnya namun masih gagal (seperti inseminasi)
Resiko Bayi Tabung
Sebelum menentukan bayi tabung, ada beberapa risiko yang perlu Anda ketahui. Program bayi tabung masih memiliki kemungkinan risiko untuk gagal, sehingga hal tersebut dapat berpengaruh baik pada kesehatan fisik dan juga mental, terutama pada istri.
Melakukan terapi konseling atau mendapatkan dukungan orang terdekat mungkin akan membantu Anda dan pasangan dalam melewati seluruh prosesnya.
Selain itu, beberapa efek samping dari bayi tabung yaitu:
Efek samping dari obat-obatan selama perawatan, seperti hot flushes dan sakit kepala
Kemungkinan kelahiran kembar
Kemungkinan kehamilan ektopik, yaitu embrio tertanam di saluran tuba dan bukan di dalam rahim
Sindrom Hiperstimulasi Ovarium (OHSS), di mana ovarium bereaksi berlebihan terhadap obat-obatan yang digunakan selama IVF yang dapat menyebabkan wanita melepaskan cairan lebih dari biasanya
Bagaimana Prosedur Program Bayi Tabung?
1. Induksi Ovulasi
Siklus bayi tabung akan dimulai dengan menggunakan obat hormon untuk merangsang indung telur untuk menghasilkan sel telur lebih banyak daripada kondisi nornal.