Liga 1
Hadapi PSIS Semarang, PSM Makassar Andalkan Pemain Muda yang Minim Menit Bermain, Pluim Absen Lagi?
Hingga saat ini belum ada penjelasan dari manajemen PSM Makassar kemana pemain asal Belanda tersebut berada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/PSIS-Semarang-vs-PSM-Makassar-tanpa-pemain-kunci.jpg)
Hal tersebut berpengaruh pada kesiapan pemain PSM Makassar.
"Kita tidak selalu banyak persiapan dan kita baru saja menjalani pertandingan lawan Borneo, setelah lawan Borneo singkat waktunya kita harus terbang kesini," tambah Tavares.
"Dan inilah realita sekarang sedangkan PSIS punya waktu delapan hari untuk persiapan," tambahnya.
Tavares memberikan atensi kepada skuad Mahesa Jenar.
Anak asuh Gilbert Agius dihuni pemain dengan kualitas tinggi.
Antara pemain lokal dan asing punya kemampuan yang tidak jauh berbeda.
"PSIS adalah tim yang bagus punya pemain muda, lokal, asing yang bagus dan tim kita," ucap pelatih PSM Makassar.
Kemudian pelatih asal Portugal ini memberikan perhatian pada laga terakhir lawan Borneo fc.
Laga itu dipimpin oleh wasit yang cukup kontroversi dan merugikan Laskar Pinisi.
Walaupun demikian, Tavares menegaskan agar pemainnya tidak menaruh curiga kepada kelakuan wasit.
Hal ini bernada sindiran kepada pengadilan lapangan dan juga federasi.
"Kalau kompetisi Indonesia mau lebih baik harus ada yang menganalisa performa wasit ," tegas Tavares.
Pemain PSM Makassar Dzaky Asraf mengatakan pertandingan akan sulit.
Akan tetapi pemain akan memberikan segalanya demi tiga poin.
Dia meminta suporter PSM mengawal tim kebanggaannya dalam kondisi apapun.
"Seperti yang kita ketahui PSIS adalah tim yang kuat dan bagus, untuk laga besok mungkin tidak mudah bagi kami, tapi kami siap melakukan segalanya," katanya.
"Kami akan berkorban dan memberikan yang terbaik. Dan untuk suporter mari kita dalam keadaan apapun tetap dukung kita PSM Makassar," pungkasnya.(*)