Hari Ini dalam Sejarah
Hari Ini dalam Sejarah: Hari Kereta Api Indonesia 28 September
Setelah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, stasiun dan kantor pusat kereta api yang sebelumnya dikuasai Jepang, diambil alih oleh Pemerintah
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Kereta-Api.jpg)
Tidak hanya di Jawa, pembangunan jalur kereta api juga dilakukan di Aceh pada tahun 1876, Sumatera Utara tahun 1889, Sumatra Barat tahun 1891, Sumatra Selatan tahun 1914, dan Sulawesi tahun 1922.
Selain itu, terdapat studi mengenai rencana pemasangan rel kereta api di Bali, Lombok, dan Kalimantan.
Tetapi rencana tersebut belum sempat direalisasi.
Baca juga: Google Berusia 25 Tahun Hari Ini, Berawal dari Typo. Berikut Sejarah dan Profil Pendirinya
Sejarah kereta api Indonesia kemudian berlanjut saat masa kependudukan Jepang di nusantara.
Setelah Belanda menyerah tanpa syarat, Staatssporwegen diambil alih oleh Jepang dan berganti nama menjadi Rikuyu Sokyuku.
Jepang mengoperasikan kereta api hanya untuk keperluan perang.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Peristiwa Hotel Yamato Surabaya 19 September, Pemuda Robek Bendera Belanda
Jepang membangun perlintasan kereta api bernama Saketi-Bayah dan Muaro-Pekanbaru.
Lintas kereta api tersebut digunakan untuk mengangkut hasil tambang batu bara untuk menghidupkan mesin-mesin perang Jepang.
Selain itu, Jepang juga melakukan pembongkaran rel kereta api sepanjang 473 km, yang diberikan ke Burma untuk dibuat jalur kereta api di sana.
Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Tragedi 9/11, Peristiwa Terorisme yang Mengguncang Dunia