Ditinggal ke Gereja, Sebuah Rumah di Bokin Toraja Utara Ludes Terbakar
Anis, tetangga korban, mengatakan bahwa warga baru tahu ada kebakaran saat api sudah membesar. Diduga, api berawal dari gudang di kolong rumah.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/18092023_kebakaran_bokin.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Indo’ Kalo’ dan sanak keluarganya hanya bisa menangis histeris saat melihat rumahnya perlahan hangus dilalap api, Minggu (17/9/2023) siang, sekitar pukul 10.10 wita, .
Rumah panggung di To’sipate, Lingkungan Ulusalu, Lembang Bokin, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara, itu perlahan habis menjadi arang dan debu.
Saat itu, rumahnya dalam keadaan kosong karena penghuni sedang ibadah Minggu di Gereja. Diduga karena arus pendek listrik atau korslet, api dengan cepat membakar rumah yang terbuat dari kayu tersebut.
Kondisi cuaca yang panas membuat api cepat membesar. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Menggunakan ember untuk mengambil berusaha memadamkan api sambil menjaga agar api tidak merembet ke rumah lain di sampingnya.
Anis, tetangga korban, mengatakan bahwa warga baru tahu ada kebakaran saat api sudah membesar. Diduga, api berawal dari gudang di kolong rumah.
Api menghanguskan seluruh bangunan. Harta benda Indo’ Kalo’ juga menjadi debu.
"Ada ji mesin cuci berhasil diselamatkan, yang lain sudah tidak bisa lagi diangkut karena api cepat sekali membesar. Kita juga berusaha agar api tidak merembet ke rumah yang lain.
Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elias Madi, bersama Babinsa Kelurahan Bokin, Marten Payung, telah mengunjungi lokasi kejadian. Elias mengatakan akan segera memberikan bantuan berupa tenda, bahan makanan, pakean, dan kebutuhan mendasar lainnya.