Kamis, 23 April 2026

Kesehatan

Kenali Gejala Penyakit Jantung yang Muncul di Kaki, Kadang Jarang Disadari

tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan merokok merupakan faktor risiko utama penyakit jantung

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Kenali Gejala Penyakit Jantung yang Muncul di Kaki, Kadang Jarang Disadari
IST
Ilustrasi serangan jantung yang diakibatkan penyakit seperti kolesterol tinggi, hipertensi, dst. 

TRIBUNTORAJA.COM - Gejala penyakit jantung sering kali tidak disadari sebelumnya. Gejalanya baru bisa terdiagnosis setelah beberapa gejala tertentu muncul.

Gejala umumnya adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, hingga perasaan berdebar-debar di dada (palpitasi).

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan merokok merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Hampir separuh penduduk Amerika Serikat (47 persen) memiliki setidaknya satu dari tiga faktor risiko tersebut.

Selain itu, beberapa kondisi medis dan pilihan gaya hidup lainnya juga dapat membuat seseorang berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, seperti:

Diabetes

Kelebihan berat badan dan obesitas

Pola makan yang tidak sehat

Kurangnya aktivitas fisik

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Gejala penyakit jantung di kaki

Selain nyeri dada, detak jantung tidak teratur, dan sesak napas, salah satu tanda yang dapat mengindikasikan seseorang menderita penyakit jantung adalah bengkak pada kaki.

Dikutip dari laman British Heart Foundation, ketika pergelangan kaki Anda bengkak dan menjadi sangat besar, ini bisa menjadi penanda gagal jantung. Namun, hal ini juga sangat umum terjadi dan memiliki banyak penyebab lainnya, seperti kehamilan, varises, atau kurang gerak.

Pembengkakan kaki yang berhubungan dengan jantung biasanya disertai gejala lain seperti sesak napas dan/atau kelelahan.

Selain pembengkakan, jika Anda merasakan sensasi kram dan mencengkram di betis saat berjalan, sebaiknya temui dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Kondisi tersebut bisa menjadi penanda peripheral arterial disease atau penyakit arteri perifer. Ini paling sering terjadi pada perokok dan penderita diabetes.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved