Sains
Bakal Ada Fenomena Super Blue Moon 30 Agustus 2023, Ini Penjelasan dan Cara Lihatnya
Kendati dinamai "biru", fenomena Blue Moon sama sekali tidak berhubungan dengan warna Bulan. Fenomena ini menandai terjadinya bulan purnama ke-13...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-supermoon-super-moon-blue-moon-bulan-purnama-2882023.jpg)
Baca juga: Daftar Gerhana Sepanjang 2023, Bisa Diamati dari Indonesia
Akan tetapi, terdapat pula definisi lain dari Blue Moon.
Sejumlah pihak mendefinisikan Blue Moon sebagai bulan purnama kedua dalam suatu bulan kalender.
Hal ini bisa terjadi jika bulan purnama tidak muncul pada bulan kalender sebelumnya.
Baca juga: Kesiapan BPBD Toraja Utara dalam Menghadapi Fenomena El Nino
Tidak diketahui secara pasti mengapa bulan purnama ke-13 dalam suatu tahun bisa disebut Blue Moon.
Nama ini diduga berasal dari kata "belewe" yang secara harfiah berarti "berkhianat", karena menyeleweng dari gagasan bahwa setiap bulan kalender berarti satu siklus Bulan penuh.
Baca juga: FENOMENA El Nino, Jeneponto Paling Kering, Musim Hujan Akan Mundur
Di lain sisi, terdapat satu hal unik pada fenomena Blue Moon 31 Agustus 2023.
Blue Moon kali ini bertepatan dengan fenomena supermoon sehingga bisa disebut Super Blue Moon.
Baca juga: Fenomena El Nino Bakal Berlangsung hingga November, BMKG Ingatkan Warga Kota agar Hemat Air