Liga 1
Persis Solo Datang ke Markas PSM Makassar dalam Kondisi Pincang, Juku Eja Siap Bangkit
Posisi PSM Makassar di papan klasmen cukup berbahaya karena hanya selisih tiga poin dari peringkat 15.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/PSM-Makassar-vs-Persis-Solo2.jpg)
Pelatih yang membawa PSM juara musim lalu punya cara agar Pasukan Ramang tidak bergantung pada jenderal lapangan tengah itu.
Hal itu berhasil dilakukan Reza Arya cs dalam babak kualifikasi sekaligus membawa PSM Makassar masuk fase grup AFC Cup.
Penampilan dua penyerang Juku Eja Adilson dan Everton Nascimento diharapkan bisa konsisten.
Ini menjadi ajang pembuktian bahwa Adilson bukan pembelian gagal PSM. Di AFC ia buktikan kelasnya.
Dengan dua golnya membawa PSM Makassar menang menyakinkan 4-0 atasi perlawan Yangon United.
Dihadapn suporter sendiri Adilson harus mampu buktikan ketajamannya di stadion angker Gelora Bj Habibie Kota Parepare.
Pemain Muda Bisa Diandalkan
Victor Dethan, Ananda Raehan, dan Dzaky Asraf adalah pemain muda yang kini jadi andalan pelatih asal Portugal tersebut.
Tiga pemain ini bergantian diturunkan Tavares dalam memperkuat setiap lini PSM Makassar.
Victor Dethan dan Dzaky Asraf punya posisi yang sama sebagai winger kanan.
Namun belakangan Dzaky Asraf di pasang menjadi gelandang tengah imbas absennya M Arfan.
Keduanya memberikan penampilan dan kontribusi besar pada permainan Laskar Pinisi.
Kemudian ada Ananda Raehan yang sudah kembali dari pendidikan Bintara Polri.
Perannya di lapangan tengah Juku Eja menjadi pembeda.
Pemuda 19 tahun ini tampil impresif walaupun lama absen membela PSM.