Selasa, 12 Mei 2026

Studi: Nyamuk Lebih Suka Warna Gelap dan Aroma Tubuh Tertentu

Nyamuk dapat mendeteksi korbannya dan mengunci target dari jarak yang cukup jauh, sekitar 50 meter, berkat jejak karbon dioksida yang ditinggalkan.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Studi: Nyamuk Lebih Suka Warna Gelap dan Aroma Tubuh Tertentu
Mikadago/ Pixabay.com/ tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNTORAJA.COM - Nyamuk merupakan serangga yang kerap kita temui dan seringkali mengganggu terutama di malam hari.

Nyamuk rupanya lebih tertarik pada orang yang mengenakan warna gelap. Bagaimana bisa?

Sebagaimana dilaporakan dari Live Science, nyamuk tertarik pada warna gelap seperti hitam, merah, abu-abu, dan biru gelap.

 

 

Alasannya, warna-warna ini bisa menyerap lebih banyak panas.

Nyamuk, dengan sensor panasnya, akan mendekati orang yang mengenakan pakaian berwarna gelap karena menyimpan lebih banyak panas.

Selain dari warna pakaian, nyamuk juga tertarik pada manusia berkat karbon dioksida yang kita hembuskan saat bernapas.

 

Baca juga: Siapa Nama Asli Nyamuk? Ini Dia Jawaban Pertanyaan yang Viral di Twitter

 

Nyamuk dapat mendeteksi korbannya dan mengunci target dari jarak yang cukup jauh, sekitar 50 meter, berkat jejak karbon dioksida yang ditinggalkan.

Tak hanya itu nyamuk juga cenderung mendekati sumber tubuh yang hangat.

Oleh karena itu, perempuan hamil atau tubuh yang lebih gemuk lebih sering digigit nyamuk.

Aroma tubuh juga menarik perhatian nyamuk, khususnya bagian kaki yang mengeluarkan bakteri setelah berolahraga.

 

Baca juga: Ini Dia Tips Agar Bayi Tak Digigit Nyamuk

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved