Liga 1
PSM Makassar Disebut Adilson Silva Adalah Pembelian Pemain Asing yang Gagal
PSM Makassar sendiri secara keseluruhan meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Adilson-Silva-PSM-makassar.jpg)
“Makanya yang banyak cetak bola Kenzo yang notabene bukan striker. Kalau Everton dan Adilson di depan tidak cukup,” sambungnya.
Lini depan semakin kurang tajam karena ujung tombak sering turun membantu pertahanan.
Hal itu disebabkan minimnya lapangan tengah menyalurkan bola ke depan.
Pasalnya, Wiljan Pluim bekerja sendirian di lapangan tengah dan membuat suplai bola terhambat.
Ini juga menjadi salah satu problem Pasukan Ramang di lapangan tengah.
“Dulu Sananta posturnya bagus bisa tarik dua tiga pemain, dia bisa buka ruang, jadi temannya bisa dapat kesempatan cetak bola,” jelas juru bicara Jusuf Kalla itu.
“Ini tidak ada target di depan Everton biasa turun, karena lapangan tengah sulit hanya Pluim diandalkan,” tambahnya.
Menurutnya, Pluim harus mempunyai tandem yang bisa memberikan pantulan bola.
Setelah Pluim menggocek bola butuh rekan-rekan yang mensupport.
Agar aliran serangan ke depan lebih terstruktur dan tidak cepat kehilangan bola.
Pemain tengah PSM tidak boleh terburu-buru melepas bola.
Karena sayap serangan juga butuh waktu transisi.
Olehnya itu penting untuk build up serangan melalui satu dua sentuhan di lini tengah.
“Terus Pluim harus dibantu alirkan sebuah serangan. Supaya bisa tahan bola di lapangan tengah,” terang Husain.
“Pemain sayap juga ada waktu maju kedepan jangan buru-buru maju ke depan, karena striker kita kurang jadi jangan buru-buru lepas bola,” pungkasnya.(*)