Sabtu, 30 Mei 2026

Rammang-Rammang Masuk 75 Besar ADWI 2023, Penuhi Lima Kriteria Ini

Kategori penilaian ADWI 2023 meliputi daya tarik pengunjung, home stay, souvenir, digital dan kreatif, toilet umum, lembaga desa wisata, serta CHSES.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Rammang-Rammang Masuk 75 Besar ADWI 2023, Penuhi Lima Kriteria Ini
kolase TribunToraja
Bupati Maros, Chaidir Syam, meneruskan piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada perwakilan Desa Wisata Rammang-Rammang usai apel pagi di Lapangan Pallantikang Kabupaten Maros, Senin (7/8/2023). Rammang-rammang masuk 75 besar ADWI 2023. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAROS - Tujuh desa wisata di Sulsel masuk 75 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Ketujuh Desa Wisata ini adalah objek wisata Rammang-Rammang yang berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Kemudian ada Desa Wisata Rinding Allo di Luwu Utara, Desa Wisata Tompobulu (Pangkep), Desa Wisata Lantebung (Makassar), Desa Wisata Balla Barakkaka Ri Galesong (Takalar), Desa Wisata Kassi (Jeneponto), dan Desa Wisata Andalan (Bulukumba).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, akan melakukan visitasinya di seluruh finalis ADWI 2023.

Desa wisata merupakan sebuah konsep pengembangan daerah yang menjadikan desa sebagai destinasi wisata.

Pengelolaan seluruh daya tarik wisata yang tepat diharapkan dapat memberdayakan masyarakat desa itu sendiri

Desa wisata merupakan suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat, menyatu dengan tata cara dan tradisi setempat.

Di Maros, piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diberikan Bupati Maros, Chaidir Syam, kepada perwakilan Desa Wisata Rammang-Rammang usai apel pagi di Lapangan Pallantikang Kabupaten Maros, Senin (7/8/2023).

"Dari 7.275 total desa wisata diseluruh indonesia, telah terjaring 4.573 peserta Desa Adwi dari seluruh Provinsi di Indonesia tahun 2023. Mulai dari 500 besar desa wisata tersaring menjadi 300 desa wisata hingga mengkerucut menjadi 75 desa wisata," ujarnya Chaidir.

Ia menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat dan para stakeholder yang telah maksimal menata desa rammang-rammang sehingga meraih penghargaan ini.

"Alhamdulillah saya berterimakasi kepada semuanya sehingga untuk kesekian kalinya kabupaten kita terpilh masuk ke-75 besar desa wisata terbaik, desa wisata berkelas dunia. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk mengembangkan desa wisata berkualitas," pesannya.

Chaidir menambahkan, ini menjadi langkah baik untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maros, sektor wisata yang inovatif dan kreatif yang tertata baik menjadi indikator kebangkitan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Maros, Muhammad Ferdiansyah, mengungkapkan, tahun ini terdapat 55 desa wisata di Maros yang mengikuti ADWI.

Namun hanya satu yang berhasil lolos.

Kategori penilaian ADWI 2023 masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, meliputi daya tarik pengunjung, home stay, souvenir, digital dan kreatif, toilet umum, lembaga desa wisata, serta Cleanliness Health Safety & Environment Sustainability (CHSES).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved