Kamis, 4 Juni 2026

Bawakan Lagu Toraja, Paduan Suara Mahasiswa Unhas Dapat Medali Emas di Korea

Di kategori Scenic Folklore, tim PSM Unhas membawa dua lagu yang keduanya dari Toraja yaitu "Alu To Ma'lambuk" dan "Langkan Maega".

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Bawakan Lagu Toraja, Paduan Suara Mahasiswa Unhas Dapat Medali Emas di Korea
Istimewa
Tim PSM Universitas Hasanuddin saat tampil pada World Choir Games XII 2023 di Gangneung, Korea Selatan (Korsel), 2-13 Juli 2023. PSM Unhas meraih dua medali emas di ajang tersebut pada kategori Folklore (lagu daerah) 

TRIBUNTORAJA.COM - Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali menorehkan prestasi internasional.

Tim PSM Unhas meraih dua medali emas di ajang World Choir Games XII 2023 di Gangneung, Korea Selatan (Korsel). Even yang diikuti 46 negara dengan 300 lebih tim paduan suara ini berlangsung 3-13 Juli 2023.

Di ajang ini, tim PSM Unhas Makassar mengikuti dua kateogri yaitu Folklore Acapella dan Scenic Folklore dan dua-duanya dinyatakan sebagai juara 1 alias meraih medali emas.

Manajer PSM Unhas, Anshari Sanusi, menjelaskan bahwa pada kategori Folklore Acapella, timnya membawakan tiga lagi nusantara yaitu Marencong-rencong dari Makassar, Sipatokaan dari Minahasa (Sulawesi Utara), dan satu lagi dari Ambon.

Kemudian di kategori Scenic Folklore, tim PSM Unhas membawa dua lagu yang keduanya dari Toraja yaitu "Alu To Ma'lambuk" dan "Langkan Maega".

"Di kategori ini juga kita meraih juara 1 dan mendapatkan medali emas," ucap Arik, sapaannya, kepada TribunToraja.com, Kamis (20/7/2023).

20072023_PSM_Unhas_1
Tim PSM Universitas Hasanuddin saat tampil pada World Choir Games XII 2023 di Gangneung, Korea Selatan (Korsel), 2-13 Juli 2023. Manajer PSM Unhas, Anshari Sanusi, bersama tropi dan piagam (kiri)

Arik menjelaskan alasan memilih lagu Toraja dibawakan di ajang internasional.

"Lagu tersebut aransemennya sangat cocok dan kuat untuk kompetisi," ucapnya. "Lagu, kostum, property Toraja sangat mencuri perhatian juri maupun penonton."

Selain itu, lewat lagu ini, PSM Unhas memiliki misi untuk memperkenalkan Toraja ke masyarakat dunia.

"Kami ingin mempromosikan kesenian Toraja di internasional," ungkapnya.

"Untuk kategori Scenic Folklore, kami menampilkan tema soal kehidupan sehari-hari masyarakat Toraja sebagai petani dan peternak," tutur Arik.

Arik menjelaskan, lagu "Langkan Maega" yang ditampilkan ini menceritakan keseharian masyarakat di Toraja yang merasa terusik dengan serangan elang raksasa merah. Namun berhasil dihalau oleh masyarakat karena bersatu.

PSM Unhas langganan membawakan lagu-lagu Toraja saat tampil di ajang kompetisi, baik nasional maupun internasional.

"Iya (bawakan lagu Toraja). Termasuk tahun lalu, kami juara 1 juga di Lisbon, Portugal. Itu juga bawakan lagu Toraja," ungkapnya.

"Saat itu mengalahkan sejumlah negara besar seperti Amerika Serikat, Afrika Selatan, Republik Ceko, Austria, Romania, hingga Bosnia," tambah salah satu pendiri PSM Unhas ini.

20072023_PSM_Unhas_2
Tim PSM Unhas membawakan lagu Toraja saat tampil di World Choir Games XII 2023 di Gangneung, Korea Selatan (Korsel). PSM membawa pulang medali emas di ajang tersebut.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved