Selasa, 14 April 2026

Sidang Raya PGI di Toraja

Kick Off 500 Hari Menuju Sidang Raya PGI XVIII, BPS Gereja Toraja Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik

Pdt Alfred Anggui mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi penanda bahwa kita mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Sidang Raya PGI ini.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Kick Off 500 Hari Menuju Sidang Raya PGI XVIII, BPS Gereja Toraja Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
TribunToraja/Freedy Samuel
Kegiatan hitung mundur 500 hari menuju Sidang Raya PGI XVIII, Sabtu (17/6/2023). Sidang Raya PGI XVIII akan digelar di Toraja 1-15 November 2024 mendatang. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menggelar hitung mundur 500 hari menuju Sidang Raya PGI XVIII Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Sidang Raya PGI XVIIII rencananya akan digelar 1-15 November 2024 mendatang alias 500 hari lagi.

Kegiatan hitung mundur ini berlangsung di pelataran halaman kantor BPS Gereja Toraja, Jalan Jenderal Ahmad Yani No 45, Singki', Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/6/2023) malam

Seperti diketahui, Sidang Raya PGI XVIII ini, Sinode Gereja Toraja bertindak sebagai tuan rumah.

Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi penanda bahwa kita mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Sidang Raya PGI ini.

"Sidang PGI baru pertama kali dilaksanakan di Toraja. Karena itu, semoga dengan diadakan kegiatan ini dapat mempererat silahturahmi antar sinode yang tergabung dalam PGI," ucapnya.

Sidang Raya PGI juga bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Toraja secara umum.

"Kegiatan akan digelar di Tana Toraja dan Toraja Utara. Tidak hanya kegiatan internal untuk jemaat, masyarakat juga dilibatkan dalam hal UMKM lokal yang juga akan turut memeriahkan kegiatan nanti," tuturnya.

Ketum BPS Gereja Toraja priode tahun 2021-2026 ini mengatakan, selain kegiatan internal PGI, masyarakat Toraja juga dilibatkan untuk menggaungkan pesan toleransi dan keberagaman.

"Jadi nanti diagendakan pembicara-pembicara dari PBNU, Muhamadiyah, Katolik, dan juga tokoh agama lain. Nantilah dilihat untuk teknisnya, intinya pesan toleransi dan keberagaman akan tetap digaungkan dan gaung itu mulai dari Toraja," tutupnya.

Turut hadir dalam hitung mundur ini adlaah Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung; Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang; Wakil Bupati Tana Toraja, dr Zadrak Tombeg; Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang; Kejari Tana Toraja; dan beberapa jajaran pejabat hingga forkopimda setempat.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved