Sempat Jalani Operasi, Kondisi Paus Fransiskus Dikabarkan Sudah Membaik
Operasi ini dijalani Bapa Suci untuk memperbaiki hernia, yang menurut dokter berjalan dengan sukses sehingga ia tidak akan memiliki batasan dalam...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/paus-fransiskus_20181031_171617.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Paus Fransiskus menjalani operasi selama tiga jam di rumah sakit di Roma pada hari Rabu (7/6/2023) waktu setempat.
Operasi ini dijalani Bapa Suci untuk memperbaiki hernia, yang menurut dokter berjalan dengan sukses sehingga ia tidak akan memiliki batasan dalam perjalanan dan aktivitas lainnya setelah pulih.
"Dia bahkan bercanda dengan saya tentang kapan kita akan melakukan operasi ketiga," kata dokter bedah utama, Dokter Sergio Alfieri, dikutip dari Reuters.
Alfieri dalam pernyataannya kepada wartawan di rumah sakit Gemelli di Roma, mengatakan tidak ada kelainan atau patologi lain yang ditemukan selama operasi tersebut.
Dokter bedah tersebut mengatakan bahwa Paus Fransiskus yang berusia 86 tahun bereaksi dengan baik terhadap anestesi umum dan ia memperkirakan paus akan tinggal di rumah sakit selama sekitar lima hingga tujuh hari.
Namun, ia memperingatkan bahwa meskipun kuat, Paus Fransiskus sudah lanjut usia dan baru-baru ini mengalami bronkitis sehingga "kami akan mengambil semua langkah pencegahan yang diperlukan" mengenai waktu tinggal di rumah sakit.
Fransiskus memiliki dua perjalanan yang direncanakan untuk musim panas ini dan Alfieri mengatakan bahwa ia tidak melihat alasan medis mengapa paus harus mengubah jadwalnya.
Satu-satunya peringatan yang diberikan kepada paus adalah agar ia tidak mengangkat benda berat.
"Ia menatap saya seolah-olah berkata 'Saya adalah paus. Saya tidak mengangkat beban,'" kata Alfieri.
Fransiskus dibawa ke rumah sakit setelah audiensi umum mingguannya di Lapangan Santo Petrus, di mana ia tidak menunjukkan tanda-tanda akan masuk rumah sakit untuk menjalani operasi yang direncanakan.
Operasi dilakukan di rumah sakit yang dikelola oleh Gereja Katolik, yang terletak tidak jauh dari Vatikan dan memiliki suite di lantai 10 yang disediakan khusus untuk paus.
Ini adalah kunjungan rumah sakit ketiga bagi Fransiskus sejak para kardinal memilihnya sebagai paus Amerika Latin pertama pada tahun 2013.
Ini merupakan masalah kesehatan terbaru dalam beberapa tahun terakhir.