Minggu, 26 April 2026

Bentrok Mahasiswa

Subuh-subuh Mahasiswa UNM Bentrok di Dalam Kampus, Satu Sekretariat Mahasiswa Dibakar

Kepala Suku Bengkel Sastra (Bestra) FBS UNM, Zulhijjah mengatakan, aksi bentrokan itu terjadi sekitar pukul 03:30 Wita, dini hari.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Subuh-subuh Mahasiswa UNM Bentrok di Dalam Kampus, Satu Sekretariat Mahasiswa Dibakar
ist
Ilustrasi bentrok antarmahasiswa UNM di Parangtambung, Makassar 

TRIBUNTORAJA.COM - Bentrok antar mahasiswa terjadi di Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl Mallengkeri Raya, Kecamatan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu kemarin.

Informasi yang diperoleh, bentrokan melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Bahasa dan Sastra.

Akibat bentrokan itu, satu sekertariat mahasiswa dibakar pelaku.

Kepala Suku Bengkel Sastra (Bestra) FBS UNM, Zulhijjah mengatakan, aksi bentrokan itu terjadi sekitar pukul 03:30 Wita, dini hari.

Saat itu kata dia, puluhan orang langsung tiba-tiba menyerang ke dalam Fakultas Bahasa dan Sastra UNM Makassar.

"Mereka dilengkapi dengan senjata tajam (sajam) berupa parang dan busur," kata Zulhijjah kepada wartawan, Senin (5/6/2023) siang.

"Mereka merusak beberapa fasilitas seperti kaca ruangan dan membakar sekretariat salah satu lembaga kemahasiswaan di FBS. Seluruh isi sekretariat terbakar tanpa sisa," sambungnya.

Menurut keterangan yang didapat Zulhijjah, beberapa suara ledakan juga terdengar saat bentrok tersebut berlangsung.

"Menurut beberapa saksi, terdengar beberapa kali suara tembakan dari arah Fakultas Teknik, sekretariat FBS hangus terbakar dan baru bisa dipadamkan sekitaran jam 04:00 Wita," ujar Zulhijjah.

"Semua barang inventaris, alat yang dipinjam dari sanggar, dan alat pribadi milik mahasiswa juga ikut  terbakar," ucapnya.

Selain kerusakan fasilitas milik kampus, beberapa kendaraan roda dua milik mahasiswa juga ikut jadi sasaran perusakan saat bentrokan itu pecah.

"Beberapa motor mahasiswa juga menjadi sasaran perusakan. Kurang lebih 10 motor mengalami kerusakan parah.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Kapolsek Tamalate AKP Aris Sumarsono membenarkan perihal kejadian itu.

AKP Aris mengatakan, bentrokan itu melibatkan dua kubu mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) dan Fakultas Teknik (FT) UNM Makassar.

"Ada keributan antar Fakultas di UNM, sudah ditangani Polrestabes. Hasil penyelidikan, yang terlibat itu antara Teknik dan Bahasa," ucap Aris saat dikonfirmasi wartawan.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi juga mengamankan beberapa barang bukti pasca bentrok antar mahasiswa itu.

Diantaranya yakni 24 buah anak panah busur, dua buah parang, dan satu tongkat besi.

"Ada barang bukti yang kita amankan," tuturnya.(muslimin emba)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved