Minggu, 3 Mei 2026

Piala Dunia

Awal Mula Pembatalan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

pembatalan ini terjadi sebagai imbas sejumlah pihak menolak kedatangan Timnas Israel ke Tanah Air sebagai satu diantara peserta Piala Dunia U-20 2023.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Awal Mula Pembatalan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
ist
Presiden Jokowi, Eric Thohir, dan Ganjar Pranowo 

TRIBUNTORAJA.COM - Induk olahraga sepakbola dunia, FIFA secara resmi menyatakan membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Indonesia untuk meyakinkan FIFA agar tidak membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah. Namun, FIFA tetap pada pendiriannya.

Dalam pernyataan resminya, Rabu (29/3/2023), FIFA mengatakan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 karena situasi Tanah Air yang saat ini sedang tak kondusif.

Seperti diketahui, pembatalan ini terjadi sebagai imbas sejumlah pihak menolak kedatangan Timnas Israel ke Tanah Air sebagai satu diantara peserta Piala Dunia U-20 2023.

Dirangkum Tribunnews.com, berikut ini duduk perkara Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023:

Penolakan Timnas Israel dari berbagai pihak

Adanya penolakan terhadap Timnas Israel datang ke Indonesia dari berbagai pihak, menjadi akar masalah Indonesia batal menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia U-20 2023.

Sejumlah kepala daerah menyatakan penolakan mereka terhadap Timnas Israel, seperti Gubernur Bali, I Wayan Koster; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

I Wayan Koster bahkan mengirim surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk membuat kebijakan supaya Timnas Israel tak bertanding di Indonesia.

“Kami mohon agar Bapak Menteri mengambil kebijakan untuk melarang tim dari negara Israel ikut bertanding di Provinsi Bali,” tulis I Wayan Koster dalam surat bernomor T.00.426/11470/SEKRET tertanggal 14 Maret 2023.

"Kami, Pemerintah Provinsi Bali menyatakan menolak keikutsertaan tim dari negara Israel untuk bertanding di Provinsi Bali," imbuhnya.

Sementara, Uu dan Ganjar sama-sama menyatakan penolakan karena aksi penjajahan yang dilakukan Israel pada Palestina.

Ganjar bahkan menyinggung sikap Presiden pertama RI, Ir Soekarno, yang mendukung Palestina.

"Kita sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan maupun dalam Conference of the New Emerging Forces. Jadi ya kita ikut amanat beliau," katanya di Semarang, Kamis (23/3/2023), dikutip dari TribunJateng.com.

"Karenanya, penting bagi kita untuk tetap menyuarakan dukungan kita kepada perjuangan Palestina merdeka."

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved