Fasilitas di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Tana Toraja Serba Gratis. Apa Saja?
Gedung yang terdiri dari tiga lantai ini memiliki multifungsi dengan fasilitas yang dapat diakses masyarakat secara cuma-cuma atau gratis.
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/28032023_Perpustakaan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Masyarakat Kabupaten Tana Toraja (Tator) patut berbahagia, karena kini telah hadir gedung perpustakaan dengan fasilitas lengkap.
Tempat tersebut merupakan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah yang terletak di Jl Tritura, Bombongan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tator, Sulawesi Selatan.
Gedung yang terdiri dari tiga lantai ini memiliki multifungsi dengan fasilitas yang dapat diakses masyarakat secara cuma-cuma atau gratis.
Mulai dari lantai satu dengan fasilitas basement dan layanan anak, lantai dua dengan fasilitas perpustakaan lengkap, hingga lantai tiga yang merupakan aula pertemuan, semuanya dapat digunakan secara gratis.
Tidak hanya itu, setiap lantai memiliki akses wi-fi gratis yang dapat masyarakat gunakan untuk berbagai aktivitas berselancar di dunia maya.
Pustakawan, Zulhikmad, mengatakan, Gedung Perpustakaan ini diresmikan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando, dan Bupati Tator, Theofilus Allorerung, pada 30 Mei 2022 lalu.
"Jadi dulunya perpustakaan itu jauh dari masyarakat. Tepatnya di Rantelemo, Kecamatan Makale Utara, yang merupakan daerah perbatasan dengan Toraja Utara. Pemerintah berkeinginan perpustakaan itu ada di tengah-tengah kota sehingga mudah diakses. Baik dari kalangan pelajar, maupun masyarakat umum yang ada di Tator," ujar Zulhikmad, Senin (27/3/2023).
Terkhusus untuk perpustakaan di lantai dua sendiri memiliki ribuan koleksi buku dan arsip dari berbagai sub kategori yang dapat diakses secara fisik dan daring via aplikasi.
"Lantai dua itu khusus untuk perpustakaannya. Di sini ada dua bidang, bidang pengolahan dan bidang layanan. Terdapat fasilitas layanan pojok baca digital juga sarana komputer untuk pemustaka mengerjakan tugas yang terhubung jaringan internet," ungkapnya.
"Untuk koleksi buku sendiri, dapat diakses secara langsung maupun daring via aplikasi, namanya E-Toraya Maelo dan E-Toraya Malabbi, di dalamnya terdapat 3000-an koleksi," terang Zulhikmad.
Adapun jadwal buka dari perpustakaan di gedung Perpustakaan Tator sebagai berikut.
Senin-Kamis (Pukul 7.30-14.30)
Jumat (Pukul 7.30-11.30)
Sabtu (Pukul 7.30-13.00)
Minggu dan hari hari besar lainnya (Libur).
Gedung Perpustakaan Tator juga dibangun ramah terhadap kaum penyandang disabilitas, terbukti dengan adanya akses kursi roda ke lantai dua yang menjadi pusat atraksi dari gedung ini.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tator memang sedang mencanangkan tagline #PerpustakaanBerbasisInklusiSosial.
#PerpustakaanBerbasisInklusiSosial diharapkan dapat meningkatkan literasi informasi bagi masyarakat dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan juga mendorong kreativitas, serta memangkas berbagai kesenjangan akses informasi.
Diketahui, anggaran pembangunan gedung Disarpus Tator senilai total Rp 8,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Tahun Anggaran 2021.