Gianni Infantino Kembali Terpilih Sebagai Presiden FIFA
Pria asal Swiss tersebut terpilih untuk kali kedua sebagai Presiden FIFA dalam Kongres ke-73 FIFA di Kigali, Rwanda, Kamis (16/3/2023) malam Wita.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ketum-PSSI-Erick-Thohir-dan-Presiden-FIFA-Gianni-Infantino-1622023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Gianni Infantino kembali terpilih sebagai Presiden FIFA.
Pria asal Swiss tersebut terpilih untuk kali kedua sebagai Presiden FIFA dalam Kongres ke-73 FIFA di Kigali, Rwanda, Kamis (16/3/2023) malam Wita.
Infantino secara sah akan menduduki posisi untuk masa jabatan 2023 sampai 2027.
"Menjadi Presiden FIFA merupakan suatu kehormatan luar biasa, keistimewaan besar, dan juga memberikan tanggung jawab besar. Saya merasa rendah hati dan tersentuh oleh dukungan Anda, dan saya menjanjikan kepada Anda bahwa saya akan terus melayani FIFA, melayani sepak bola di seluruh dunia, dan melayani segenap 211 asosiasi anggota FIFA," kata Infantino usai terpilih kembali, dikutip dari laman resmi FIFA.
Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Kongres FIFA digelar di Afrika.
Kongres itu dibuka oleh Presiden Rwanda Paul Kagame.
Dalam sambutannya, Kagame mengucapkan selamat datang kepada para delegasi dari 208 anggota asosiasi.
Baca juga: Jelang Piala Dunia U-20 2023, FIFA Audit Ulang Stadion di Indonesia
Dia pun memberi selamat kepada Infantino setelah pria Swiss itu kembali terpilih menjadi Presiden FIFA.
Infantino menegaskan peran FIFA untuk mengorganisir kompetisi-kompetisi dan mengembangkan sepak bola.
Ia menyebutkan bahwa ke-32 negara peserta Piala Dunia putri yang akan berlangsung di Australia dan Selandia Baru akhir tahun ini akan mendapatkan peningkatan besar untuk hadiah uang sampai 150 juta dolar.
Baca juga: PKS Tolak Timnas Israel Ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia, Ini Alasannya