Tearaja Garden, Hadirkan Sensasi Ngeteh di Toraja
Kafe yang berada di samping Jembatan Eranbatu, Rantepao, Toraja Utara, menjadikan olahan teh line up menunya.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/07032023_Tearaja_Garden.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Mendengar nama Toraja akan dikaitkan dengan kopi.
Tapi mendengar kata Toraja dan Teh, masih asing di kebanyakan orang.
Di tengah gempuran coffee shop, Tearaja Garden malah hadir memberikan menawarkan hal yang beda.
Kafe yang berada di samping Jembatan Eranbatu, Rantepao, Toraja Utara, menjadikan olahan teh line up menunya.
Cafe ini belum cukup setahun hadir di Toraja.
Owner Tearaja Garden, dua orang anak muda yang juga mencintai dunia seni dan hiburan.
Pertama, adalah Rixy Aritonang, pria berdarah Batak - Toraja, ini alumni dari UKSW.
Ia betugas di Tearaja Garden sebagai penanggung jawab sisi entertaiment.
Segala hal yang berurusan sosial media, desain tata letak, dan hal berbau kesenian menjadi garapannya.
Kedua adalah Leonard Epsy. Pemuda alumni Unifa Makassar ini bertanggung jawab di sisi keuangan dan management.
Berangkat dari rasa ingin ngeteh di Toraja, mereka memberanikan diri memulai usaha ini.
Kedua pemuda ini, sangat memimpikan adanya kebun teh bahkan olahan teh asli di Toraja.
Apalagi, teh merupakan tanaman yang bisa tumbuh subur di daerah pengunungan, seperti Toraja. Di Sulsel, daerah yang memiliki perkebunan teh adalah Malino, Kabupaten Gowa.
Tearaja garden menawarkan berbagai macam varian dari teh. Ada teh melati, teh hijau, teh hitam, dan segala varian atau blend campuran rasa.
Selain itu, Tearaja Garden menawarkan varian makanan ringan. Untuk snacknya berupa piscok (pisang coklat), chicken wings, dan masih banyak lagi.