Kerusuhan di Wamena Papua
Massa Bakar Kios di Wamena Papua, Termakan Isu di Media Sosial
Dalam pesan berantai yang beredar di WhatsApp, terjadi dugaan penculikan anak oleh perantau di daerah Distrik Napua.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/kerusuhan-di-wamena-papua-2322023.jpg)
Laporan Wartawan Tribun Papua, Paul Manahara Tambunan
TRIBUNTORAJA.COM, WAMENA - Saat ini situasi Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan masih mencekam.
Massa turun ke jalan usai terprovokasi isi di media sosial.
Dalam pesan berantai yang beredar di WhatsApp, terjadi dugaan penculikan anak oleh perantau di daerah Distrik Napua.
Mereka lalu mendatangi kios milik warga perantau di Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kamis (23/2/2023) siang lalu membakarnya.
Lokasi kejadian di dekat Gereja GKI Ukul Ebe Hunik Sinakma, sekira pukul 14.30 WIT atau 15.30 Wita.
Dalam info WhatsApp yang beredar, pelaku disebut menggunakan mobil pikup.
Baca juga: Mahfud MD: KKB Papua Cuma Nantang, Pas Dicari Malah Lari
Ironisnya, penyebar informasi menuding polisi berupaya melindungi pelaku.
Akibat kabar miring ini, emosi warga tersulut hingga melakukan pembakaran rumah.
Pantauan wartawan Tribun-Papua.com, kepulan asap membumbung tinggi hingga membuat warga lainnya ketakutan hingga membuat situasi mencekam.
Baca juga: Ketika Gabungan TNI-Polri Kepung Markas KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga