Kesehatan
Kenali Ciri-ciri Asam Urat dan Kolesterol Tinggi Serta Makanan yang Harus Dihindari
asam urat dan kolesterol tinggi adalah gangguan kesehatan yang umumnya saling terkait. Biasanya penderita kolesterol tinggi juga memiliki asam urat
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/serangan-jantung-meme-112023.jpg)
Jika ini terjadi, biasanya tampak noda kuning muda di ujung kelopak mata atau mucul bentolan kecil padat di lipatan tubuh seperti tumit, siku, atau lutut.
6. Perlemakan hati
Ketika hati dipenuhi lemak berkadar tinggi, timbul keluhan berupa rasa tidak nyaman, begah, bahkan mual yang merupakan salah satu gejala kolesterol tinggi. Keadaan seperti ini bisa meningkatkan risiko penyakit sirosis, bahkan kanker hati.
7. Gejala stroke
Tingginya kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah di otak karena kurangnya asupan oksigen dan darah. Kondisi ini yang menyebabkan seseorang mengalami gejala melemahnya salah satu sisi tubuh, muntah menyemprot, atau sakit kepala yang hebat.
8. Kram
Gejala kolesterol tinggi juga bisa berupa kram di beberapa bagian tubuh pada malam hari saat terbangun dari tidur. Kram terjadi pada tumit, telapak kaki, dan lainnya. Rasa nyeri itu akan hilang saat tubuh digerakkan.
9. Nyeri dada
Kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang tinggi ini berperan penting dalam terbentuknya plak di pembuluh darah (aterosklerosis). Plak adalah penyebab tersumbatnya pembuluh darah jantung yang dapat memicu meningkatnya risiko penyakit jantung dan strok.
Sehingga, gejala kolesterol tinggi adalah nyeri pada dada.
Cara mencegah kolesterol tinggi
Demikian ciri-ciri asam urat dan kolesterol tinggi.
Sementara itu, cara terbaik untuk menghindari kolesterol dan tekanan darah tinggi adalah mengatur pola makan yang sehat, berolahraga, dan membatasi mengonsumsi makanan tinggi kolesterol maupun lemak jenuh, di antaranya:
- Mentega
- Minyak kelapa
- Lemak babi Daging merah
- Gorengan Jeroan
- Udang
- Kerang
- Sosis dan lain lain
Untuk itu, pilihlah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan.(*)