KKB Papua
Pilot Susi Air Dibawa KKB Keluar dari Paro Papua, Masyarakat Lakukan Eksodus
Faizal yang juga menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Papua itu juga mengatakan, wilayah Paro sudah kosong karena warga sipil melakukan eksodus.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pilot-susi-air-Philips-Mark-Mehrtens-disandera-KKB-Papua-Egianus-Kogoya-1722023.jpg)
Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring mengatakan upaya pencarian pilot Susi Air dilakukan dengan mengerahkan pesawat TNI Angkatan Udara (AU) dan Polri.
“Hari ini, Tim Gabungan TNI-Polri melakukan pencarian menggunakan pesawat TNI AU dan Polri. Untuk mengoptimalkan pencarian, Gabungan TNI-Polri kini bergabung dengan Satgas Damai Cartenz,” ujar Brigjen Sembiring, Rabu (15/2/2023), dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.tv, Kamis (16/2/2023).
Upaya pencarian juga dilakukan melalui koordinasi dengan para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat, serta pihak pemerintah daerah.
Baca juga: Panglima TNI: Lokasi Pilot Susi Air yang Disandera KKB Sudah Terdeteksi
Pangdam XVII/Cenderawasih, Kapolda Papua, Pangkoopsud III berada di Mimika untuk memimpin dan bergabung bersama-sama dengan para prajurit TNI-Polri untuk melakukan proses pencarian pilot Susi Air.
Tim gabungan juga telah menyiagakan sejumlah personel khusus evakuasi jika keberadaan pilot tersebut diketahui.
Dengan demikian, proses evakuasi dapat langsung dilakukan.
"Tim Gabungan TNI-Polri telah menyiapkan tim evakuasi apabila sewaktu-waktu diketahui keberadaan pilot tersebut," jelas dia.
Selain pilot Susi Air, pihaknya juga menangani dan membantu evakuasi warga Distrik Paro yang melakukan eksodus lantaran takut dengan KKB.
Baca juga: Warga Distrik Paro Papua Panik hingga Mengungsi Akibat Pembakaran Pesawat Susi Air
Data evakuasi warga yang diperoleh sampai saat ini:
- Rabu, 8 Februari 2023, evakuasi 15 orang pekerja
- Jumat, 10 Februari 2023, evakuasi 25 orang warga Paro
- Sabtu, 11 Februari 2023, evakuasi 33 orang warga Paro
- Senin, 13 Februari 2023, 167 jiwa.
Sebelumnya, pesawat Susi Air yang terbang dari Mimika menuju Distrik Paro, Nduga, Papua Pegunungan, hilang kontak dan terbakar di landasan bandara, Selasa, 7 Februari 2023.