19 Tahun Tribun Timur
Kepala BI Sulsel Hadiri HUT 19 Tribun Timur, Bahas Ekonomi Hingga Mobil Dinas
Pihaknya tetap optimsitis, pangan, agribisnis dan properti masih akan jadi motor penggerak ekonomi regional di Indonesia timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/10022023_Bank_Indonesia.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, Makassar - Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Causa Iman Karana (57), bertandang ke kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih Nomor 430 Makassr, Jumat (10/2/2023).
Kedatangannya khusus untuk mengucapkan selamat ulang tahun ke-19 Tribun Timur.
"Ini sekaligus saya kenalkan Pak Sakti, deputi komunikasi kami yang baru seminggu disini," ujar Pak Cik, sapaan Causa Iman Karana, kepada Pemimpin Redaksi Thamzil Thahir dan Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur, Ronald Ngantung, serta Manager Marketing Tribun Timur, Dedi Pakiding.
Deputi BI Makassar yang dikenalkan Pak Cik adalah Sakti Arif Wicaksono, Deputi Direktur Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) KPW BI Sulsel.
Di situs resmi BI, Causa Iman Karana menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Manajemen Universitas Gajah Mada (1989) dan meraih gelar master ekonomi dari Macquarie University di Sydney, Australia tahun 1997.
Pada kesempatan di Tribun Timur, Pak CIK membahas tentang ekonomi Sulsel.
"Sebelum ke Bali dan ke Tokyo, saya kan lima tahun lebih di Makassar, jadi deputi bidang kebijakan," ujar Pak Cik.
Pihaknya tetap optimsitis, pangan, agribisnis dan properti masih akan jadi motor penggerak ekonomi regional di Indonesia timur.
Pak Cik mengaku baru pulang dari Papua menghadiri peresmian kantor BI Papua di Jayapura dan kunjungan ke BI perwakilan Papua Barat di Manokwari.
Saat berpamitan pulang, ada yang tak biasa pada protokoler kendaraan dinas yang dipakai Pak Cik.
Mantan Kepala Perwakilan BI Bali (2016-2019) ini menumpang mobil dinas DD 14 varian sedan Honda Accord.
Itu berbeda dari pimpinan BI Sulsel sebelumnya yang mengunakan sedan Toyota Camry.
Dalam nada berkelakar Pak Cik mengakui protokoler kendaraan dinas jabatan kepala otoritas keuangan tertinggi di timur Indonesia itu, memang agak berbeda dan tak mainstream.
"Ya, kepala-kepala sebelumnya selalu Camry, kita yang agak dinamis, Accord, biar agak millenial begitu," canda Pak Cik, sapaan akrab Causa Iman Kirana sesaat sebelum meninggalkan kantor Tribun Timur.
Menurutnya, inisiatif mengganti mobil dinas DD 14 ini setahun setelah dia menjabat Kepala KPW BI Sulsel medio 2021 lalu.