Kamis, 21 Mei 2026

Wabah ASF Kembali Menyerang Indonesia, Pemkab Tana Toraja Lakukan Hal Ini

Nia Sombolinggi mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk mencegah virus tersebut berkembang di Toraja.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Wabah ASF Kembali Menyerang Indonesia, Pemkab Tana Toraja Lakukan Hal Ini
TribunToraja
Hewan babi di Toraja 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Wabah penyakit African Swine Fever (ASF) telah melanda beberapa daerah di Indonesia.

African Swine Fever (ASF) adalah penyakit pada babi yang disebabkan oleh virus.

Penyakit ini sangat menular dan dapat menyebabkan kematian pada babi hingga 100 persen.

Virus ASF sangat tahan hidup di lingkungan serta relatif lebih tahan terhadap disinfektan.

Virus ini menyerang babi dari semua ras dan semua umur, baik babi liar maupun babi yang diternakkan.

Penyakit ini dinamai "Demam Afrika", karena pertama kali terjadi di Kenya, Afrika Timur, pada tahun 1921.

Dilaporkan, virus pada babi ini telah masuk Indonesia.

Telah ditemukan di Kabupaten Flores Timur, Flores, hingga Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Karena itu, Sekertariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Selatan menginstruksikan kepada bupati dan walikota se Sulsel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ASF.

Surat dengan sifat "Penting" ini tertanggal 7 Februari 2023 Nomor: 524.3/1262/DISNAK-KESWAN.

Setda Sulsel mengimbau untuk memperketat pengawasan pada peternak babi di wilayahnya masing-masing.

Selain itu, hal ini juga untuk meningkatkan pengawasan juga pencegahan dan penindakan terkait penyakit ASF yang sudah mulai masuk ke Sulawesi Selatan.

Salah satu daerah yang memiliki banyak peternak babi adalah Toraja.

Umumnya, masyarakat Toraja memiliki ternak babi.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Toraja, Nia Sombolinggi, mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk mencegah virus tersebut berkembang di Toraja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved