Operasi Keselamatan 2023
Warga Tana Toraja Keluhkan Menjamurnya Angkutan Umum Plat Hitam
Semakin banyaknya mobil plat hitam yang dijadikan angkutan umum ini membuat warga mengaku sulit membedakan mobil angkutan umum dengan mobil pribadi.
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/08022023_Terminal_Makale.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sejumlah warga Tana Toraja mengeluhkan keberadaan keberadaan mobil plat hitam atau mobil pribadi yang ikut ambil penumpang.
Jumlah mereka pun terus bertambah.
Mobil plat hitam tersebut ikut mengambil penumpang yang hendak ke daerah, begitupun sebaliknya.
Semakin banyaknya mobil plat hitam yang dijadikan angkutan umum ini membuat warga mengaku sulit membedakan mobil angkutan umum dengan mobil pribadi.
Salah satu penumpang antar kota jurusan Sanggalla-Makale, Norma, mengatakan, semakin banyaknya mobil penumpang yang menggunakan plat hitam membuat penumpang kebingungan.
"Susah dikenali sekarang mana mobil penumpang atau angkot, mana mobil pribadi," katanya.
"Sudah banyak mobil penumpang pakai plat hitam, jadi semua mobil ditahan saja kalau ada dilihat, karena nda ditahu mi mana yang mobil angkutan sebenarnya," tuturnya.
Ia berharap ini bisa mendapatkan perhatian khusus demi kenyamanan penumpang.
"Seharusnya sih kayak dulu, kalau mobil penumpang pakai plat kuning supaya kita juga nda pusing," ucapnya.
Kasat lantas Polres Tana Toraja, AKP Adnan Leppang, mengatakan bahwa salah satu sasaran dari Operasi Keselamatan 2023 ini keberadaan mobil plat hitam yang mengambil penumpang.
"Ya, itu juga salah satu jenis pelanggaran. Kita akan lakukan penertiban," ujarnya.
Seperti diketahui, untuk ketertiban lalu lintas, Polri secara serentak menggelar Operasi Keselamatan 2023.
Kegiatan ini digelar mulai 7 Februari hingga 20 Februari 2023 nanti. (*)