Tragedi Munich 1958, Kecelakaan yang Merenggut Nyawa Pemain Manchester United
Munich Air Disaster terjadi pada 6 Februari 1958, saat pesawat milik British European Airways (BEA) dengan nomor 609 tergelincir di Bandara Munich...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/tragedi-munich-manchester-united-1958-2-622023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Bagi sebagian orang, tanggal 6 Februari mungkin tidak punya arti yang begitu penting.
Tapi bagi fans Manchester United, tanggal ini memiliki kenangan pahit.
Sebab pada tanggal tersebut 65 tahun silam, terjadi tragedi mengenaskan yang merenggut nyawa 23 orang, termasuk delapan pemain Manchester United.
Dikutip dari Universal News Reel, Senin (6/2/2023), tragedi Munchen atau lebih dikenal dengan Munich Air Disaster terjadi pada 6 Februari 1958, saat pesawat milik British European Airways (BEA) dengan nomor 609 tergelincir di Bandara Munich-Riem, Munich, Jerman Barat.
Pesawat tersebut mengangkut 44 penumpang, termasuk para pemain dan official tim sepakbola Manchester United.
Berikut sejarahnya.
Sejarah dan latar belakang
Dikutip dari UEFA, pada April 1955, Asosiasi Sepakbola Eropa atau Union of European Football Associations (UEFA) menggelar European Cup atau yang lebih dikenal dengan UEFA Champions League untuk pertamakalinya.
Pada musim berikutnya, Manchester United dibawah pimpinan Matt Busby menjuarai Liga Premier Inggris, sehingga berkesempatan mengikuti UEFA Champions League atau Liga Champions.
Meski demikian, pihak penyelenggara menolak tim Manchester United untuk bermain di turnamen.
Busby dibantu presiden MU saat itu, Harold Hardman, dan presiden Football Association (FA) waktu itu, Stanley Rous berhasil melakukan negosiasi dan membuat Manchester United menjadi tim Inggris pertama yang bermain di Liga Champions.
Dikutip dari sejarah UEFA, Manchester United yang dijuluki Busby Babes pada saat itu harus tumbang di hadapan Real Madrid.
Pada musim 1957/1958, Manchester United kembali menjuarai Liga Inggris sehingga mendapatkan spot dalam turnamen Liga Champions di musim yang sama.