Tenun Toraja

Peminat Kain Tenun Toraja Masih Didominasi Warga Lokal

"Kemarin bawa tenun ke acara Griya Nusantara, itu banyak yang suka motifnya tapi nggak suka dengan bahannya," tuturnya.

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Apriani Landa
TribunToraja
Owner Karua Butik, Jenny Yan 

TRIBUNTORAJA.COM - Pengusaha kain tenun Toraja, Jenny Yan, menyebutkan pemesanan kain tenun Toraja mulai meningkat akhir-akhir ini.

Sayangnya, peminat kain tenun Toraja ini masih berputar di Bumi Lakipadada ini saja. Masyarakat dari luar Toraja belum banyak yang tertarik.

"Beberapa tahun belakangan itu luar biasa peminat tenun Toraja. Cuma masih sebatas orang Toraja," katanya.

Hal ini dialami oleh Jenny Yan saat menawarkan produk tenun Toraja pada kegiatan tingkat nasional. Konsumen lebih tertarik pada motif, namun tidak menyukai kualitas bahan.

"Kemarin bawa tenun ke acara Griya Nusantara, itu banyak yang suka motifnya tapi nggak suka dengan bahannya," tuturnya.

Hal ini dikarenakan bahan yang digunakan pada bahan baku tenun Toraja masih belum memenuhi standar, karena masih didominasi oleh serat bukan kapas seperti kebanyakan kain pada umumnya.

"Karena dia kebanyakan polyesternya dibanding kapas, jadi harusnya memang menggunakan benang yang harusnya diperuntukkan untuk tenun," ujarnya.

Mengenai kualitas kain tenun di Toraja, perlu ada perhatian khusus. Meskipun sudah ada daerah yang mulai membenahi kualitas benang, seperti di Tonglo.

"Masih harus dikembangkan meskipun Kemarin saya lihat untuk di daerah Tonglo ada peningkatan, disana sudah memperbaiki benang," imbuhnya. (*)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved