Kopi Toraja
Selain Nikmat, Ini Manfaat Kopi Toraja untuk Kesehatan
Sebagian orang mungkin belum tahu bahwa Kopi Toraja memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/KOpi-Toraja-enak.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Siapa tak kenal kopi Toraja?
Kopi Toraja merupakan salah satu varian kopi yang paling populer dan memiliki kualitas terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.
Di samping kopi Gayo dan Luwak, kopi yang memiliki nama latin Celeber Kalosi ini juga dikenal oleh para pecinta kopi dari seluruh dunia.
Selain memiliki rasa yang khas kopi ini juga memiliki karakteristik yang unik.
Sebagian orang mungkin belum tahu bahwa Kopi Toraja memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh.
Tentunya hal ini wajib diketahui dan jangan sampai terlewatkan oleh para pecinta kopi.
Kopi Toraja sendiri sebenarnya bukanlah minuman baru dalam dunia kuliner karena telah ada sejak abad 16.
Minuman ini merupakan salah satu jenis kopi yang memiliki kualitas terbaik di Indonesia dan berasal dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Untuk membedakan Kopi Toraja dengan varian kopi lainnya dapat dirasakan melalui aroma buah dengan rasa yang tidak terlalu pahit dan tingkat keasamaan yang cukup rendah sehingga menjadi sahabat bagi orang-orang yang memiliki penyakit asam lambung.
Adapun beberapa manfaat kopi toraja untuk kesehatan sebagai berikut.
1. Mengurangi Kadar Lemak dalam Tubuh
Kopi Toraja dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh.
Hal tersebut terjadi karena adanya antioksidan pada kafein yang dikandung kopi Toraja.
Meminum kopi Toraja sebelum olahraga dapat membantu pengurangan kadar lemak sekitar 30 hingga 50 persen.
2. Meredakan Nyeri
Kafein yang ada dalam kopi Toraja dapat menghilangkan rasa nyeri kepala, otot, hingga menstruasi.
Hal tersebut terjadi karena kafein memicu produksi dopamin otak.
3. Menjaga Stamina Tubuh
Kopi Toraja dapat menjaga stamina tubuh akibat kelelahan.
Kafein yang dikandung oleh Kopi Toraja menghasilkan rangsangan dan mempengaruhi cara kerja otak.
4. Memperkuat Tulang
Tak hanya kafein, kopi Toraja ternyata juga mengandung kalsium.
Itu artinya dalam mengonsumsi kopi Toraja dapat memperkuat tulang dan mencegah pengeroposan tulang.
5. Meningkatkan Kecerdasan pada Otak
Kopi Toraja dapat meningkatkan kecerdasan otak akibat kandungan kafein yang ada di dalamnya.
Kafein tersebut membuat otak berfungsi lebih baik dan mampu mengingat berbagai informasi menjadi lebih lama.
Baca juga: Kopi Toraja: Emas Hitam Pencetus Perang
Jenis-jenis Kopi Toraja
Pada dasarnya kopi ini terbagi menjadi 2 yaitu kopi robusta dan arabika.
Kedua kopi tersebut memiliki rasa yang berbeda, di bawah ini ada sedikit penjelasan mengenai apa itu kopi Toraja robusta dan apa itu arabika.
Baca juga: Awas! Penderita Darah Tinggi Jangan Banyak Minum Kopi
Kopi Toraja Robusta
Kopi Toraja robusta adalah biji kopi yang memiliki rasa lebih pahit dibandingkan arabika.
Hal ini disebabkan oleh kandungan kafeinnya yang mencapai dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan varian kopi lainnya.
Maka dari itu jenis kopi ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi serta dapat membantu mengurangi risiko terserang penyakit.
Dikarenakan rasanya yang pahit tidak heran apabila kopi jenis ini seringkali digunakan dalam membuat kopi instan espresso dan bahan campuran kopi lainnya untuk menguatkan cita rasa.
Meskipun tidak diproduksi sebanyak kopi toraja arabika, namun kopi toraja robusta tetap populer di kalangan pecinta kopi yang menginginkan rasa lebih pahit.
Baca juga: Cara Bijak Minum Kopi Tanpa Ganggu Kesehatan
Kopi Toraja Arabika
Biji kopi Arabika lebih banyak digunakan pada biji kopi Toraja.
Hal ini disebabkan oleh kontur tanah vulkanis pengunungan Sasean dan juga ketinggian yang sesuai dengan media tanam untuk tanaman kopi Arabika.
Seperti yang diketahui, tanaman kopi Arabika harus ditanam pada ketinggian antara 700 hingga 2000 meter dari permukaan laut.
Selain dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan kualitas biji kopi yang baik, tanaman kopi Arabika juga dapat terhindar dari HV atau penyakit karat daun yang dapat merusak kualitas biji kopi itu sendiri.
Selain itu, kopi Arabika memiliki rasa yang lebih ringan dan tingkat keasaman yang lebih rendah dari kopi robusta.
Hal ini membuat kopi arabika lebih banyak ditanam oleh para petani kopi di Toraja.
(*)