Soni Tonapa
Ibunda Soni Tonapa Kepada Ketum IKaTNus: Bantu Na Dikka Om Jendral
Identitasnya diketahui dari KTP yang ditemukan dalam sakunya. Dari KTP, Soni lahir di Randan Batu, 17 Juli 1997 asal Toraja Utara.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/06012023_IKaT_Nusantara.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Jenazah Soni Tonapa telah tiba di kampung halamannya di Desa Pata Padang, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (3/1/2023) pagi dan telah dimakamkan kemarin, Kamis (5/1/2023).
Sebelumnya, mayat Soni ditemukan ditemukan di Pantai Kropak, Desa Bondo, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (1/1/2023) siang, dalam kondisi rusak.
Identitasnya diketahui dari KTP yang ditemukan dalam sakunya. Dari KTP, Soni lahir di Randan Batu, 17 Juli 1997 asal Toraja Utara.
Proses pengurusan kepulangan jenazah Soni hingga tiba di Toraja Utara dibantu Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja (IKaT) Nusantara, Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang.
Setelah mendapat kabar tentang pemuda Toraja yang ditemukan di Jepara melalui jaringan IKaTNusa, Frederik langsung menghubungi pihak-pihak terkait agar dibantu pengurusan administrasi.
"Secara pribadi, saya sama sekali tidak mengenal dengan almarhum Soni Tonapa. Tapi saya berempati sekaligus merasakan duka yang mendalam bagi keluarga, terkhusus kepada kedua orang tua yang sangat kehilangan anak tercinta," kata Frederik kepada TribunToraja.com, Jumat (6/1/2023).
Frederik bercerita bahwa ia sudah berbicara dengan orang tua Soni pasca ditemukan di Jepara. Ia komunikasi via telpon dengan ibu almarhum Soni Tonapa melalui bantuan Kepala Lembang (desa) Pata’Padang.
"Saat itu sosok ibu yang kehilangan anak terkasih, hanya bisa berkata dengan nada pilu kepada saya, 'Bantu Na’ Dikka Om Jendral'," ucap Frederik menirukan permintaan ibu Soni Tonapa.
"Kalimat ini sangat mengugah di hati saya bahwa dengan kelemahan seorang ibu yang begitu sayang dan Bangga kepada anaknya, tidak bisa berkata apalagi bertindak banyak karena dirundung duka yang mendalam dan selanjutnya hanya terdiam dan menangis," tuturnya.
"Sosok seorang ibu yang penuh harap kelak bisa membanggakan keluarga, telah tiada. Anaknya Soni yang pergi untuk berjuang namun Tuhan berkata lain."
"Selamat Jalan Ananda Soni Tonapa kerumah Bapa yang di Surga," tutupnya.