Natal 2022
H-1 Natal, Puluhan Diaspora Toraja Tiba di Kampung Halaman
Satu persatu bus dari Makassar memasuki wilayah Toraja menurunkan penumpang, ujungnya di terminal bayangan di Rantepao ini.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/24122022_pemudik.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Jelang Natal 2022, diaspora Toraja mulai pulang kampung.
Pantauan di terminal bayangan di Jl Poros Rantepao-Makale, di Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu', Kabupaten Toraja Utara, H-1 Natal, Sabtu (24/12/2022) pagi, puluhan perantau turun dari bus.
Satu persatu bus dari Makassar memasuki wilayah Toraja menurunkan penumpang, ujungnya di terminal bayangan di Rantepao ini. Sebagian besar merupakan perantau yang kembali pulang ke rumah orang tua untuk merayakan Natal bersama sanak keluarga.
Beberapa diantaranya juga merupakan pelancong yang ingin menikmati liburan Natal bersama keluarga.
Banyak perantau yang kembali ke Toraja setelah sempat tertahan dua tahun akibat Pandemi Covid-19.
Bahkan, beberapa warga mengeluhkan kehabisan tiket Makassar-Toraja.
"Dari kemarin cari tiket ke sejumlah perwakilan tapi penuh-penuh di tanggal tertentu. Untung tanggal 24 Desember ini dapat, walaupun sudah mepet tapi bersyukur masih bisa Natal dengan keluarga," kata seorang perantau Toraja, Ester.
Hal senada juga disampaikan, Asril warga Toraja-Palopo. Pemuda berusia 20 tahun ini sangat senang bisa pulang kampung.
"Saya perantau Toraja yang bekerja di salah satu perusahaan di Kalimantan Timur sebagai operator alat berat. 2 tahun tidak pulang kampung sekarang bisa pulang, rasanya bahagia," ucapnya.
Pantauan reporter TribunToraja.com, akibat banyaknya bus yang antri terminal bayangan ini, kemacetan terjadi di sekitar tempat tersebut.
Hingga pukul 09.40 Wita, bus masih berdatangan.
Kemacetan terlihat mulai dari arah Kota Makale ke arah kota Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.
Laju kendaraan begitu lambat dan padat merayap.
Personel Polisi Lalu Lintas bersama Satpol PP terlihat mengatur lalu lintas.
Termasuk mengarahkan penumpang untuk melewati jalur yang sudah ditentukan agar tidak menyebabkan penumpukan dan membuat kemacetan.
Puncak arus mudik terpantau mulai dari tanggal 20 Desember hingga 24 Desember 2022.
Natal merupakan momen berkumpul keluarga bagi warga Toraja yang memang didominasi beragama Kristen.