Mentirotiku Batutumonga, Pesona Melihat Kota Rantepao dari Ketinggian
Mentiro berarti melihat, sedangkan Tiku adalah segala arah. Jadi Mentirotiku berarti melihat segala arah.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Mentirotiku.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Salah satu tempat rekreasi yang bisa menjadi tujuan healing adalah Mentirotiku Batutumonga di Kelurahan Sesean Matallo, Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara.
Di tempat ini, pengunjung akan mendapatkan pemandangan alam yang menakjubkan, cocok untuk memanjakan mata.
Selain itu, di Mentirotiku juga bisa merasakan berada “Negeri di Atas Awan”. Tempat ini akan tertutup awan pada pagi.
Mentirotiku berasal dari dua kata yaitu “Mentiro” dan “Tiku”.
Mentiro berarti melihat, sedangkan Tiku adalah segala arah. Jadi Mentirotiku berarti melihat segala arah.
Sedangkan Batutumonga adalah nama daerah tempat lokasi tersebut berada.
Sesuai dengan namanya, di Mentirotiku, pengunjung bisa melihat Kota Rantepao secara keseluruhan. Apalagi jika sore atau malam, gemerlap lampu-lampu dari Kota Rantepao menambah suasana syahdu.
Pengelola Mentirotiku Batutumonga, Alan Tonapa, mengatakan bahwa Mentirotiku hadir sejak 1989. Dibangun kedua orangtuanya, alm Marthen Tonapa dan Martha Rarra'p.
Alan Tonapa kini meneruskan usaha orang tuanya.
Ia mengatakan, kedua orang tuanya memulai usaha dari menjual minuman untuk para pendaki yang menuju Gunung Sesean.
Alan Tonapa mengatakan, kedua orang tuanya memulai usahanya dari berjualan minuman untuk para pendaki Gunung Sesean.
“Di sini memang jalur pendakian menuju Gunung Sesean. Mereka kan pasti membutuhkan asupan makanan dan minuman, kami sediakan di sini,” kata alumni SMAN 1 Rantepao tahun 2006 ini.
Alumni UPN Veteran Yogyakarta tahun 2010 ini menjelaskan, pandemik Covid-19 sangat berdampak terhadap pemasukan keluarganya.
"Di masa Covid-19, semua pelaku usaha berdampak, termasuk kami," ucapnya.
Ia mengharapkan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara beserta Dinas Pariwisata Toraja Utara mendukung pelaku usaha, khususnya di bidang pariwisata.
Ia menjelaskan pentingnya memaksimalkan promosi objek-objek pariwisata oleh Dinas Pariwisata. Juga pentingnya perbaikan infrastruktur jalan ke lokasi-lokasi objek wisata oleh Dinas PUPR dan Pemerintah Daerah.
"Sebenarnya penting juga promosi dari Dinas Pariwisata dan dukungan perbaikan jalan dari dinas terkait dan dari Pemerintah Kabupaten," tutupnya.