Penemuan Granat
Kapolres Toraja: Granat Aktif dari Masa Penjajahan Belanda
Ia membenarkan jika benda tersebut merupakan granat aktif yang diperkirakan milik militer pada masa penjahahan Belanda.
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Eko-Suroso.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kapolres Toraja Utara, AKBP Eko Suroso, ikut menyaksikan saat granat dievakuasi Sabtu (22/10/2022) pagi tadi.
Ia membenarkan jika benda tersebut merupakan granat aktif yang diperkirakan milik militer pada masa penjahahan Belanda.
"Diprediksi granat aktif ini dari masa militer penjajahn Belanda,” ucapnya.
Granat tersebut telah dievakuasi tim Jibom Sat Brimob Polda Sulsel dan membawa ke lapangan terbuka untuk diledakkan.
AKBP Eko Suroso mengatakan bahwa granat dibawa ke Kampung Pangak, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, dan diledakkan di lapangan terbuka.
Dipilihan Pangak agar jauh dari pemukiman warga sehingga tidak meresahkan.
Kaden Gegana Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandala, mengatakan, timnya sudah menyisir di sekitar lokasi TKP menggunakan Mine Detector dan tidak ditemukan benda mencurigakan lainnya.
"Setelah kami sisir, area steril,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, granat tersebut ditemukan dengan kios Pong Bintang (45) kemarin siang, Jumat (21/10/2022).
Mengetahui benda mencurigakan, Pong Bintang langsung melaporkan ke Polres Toraja Utara.