Tekno
Petinggi Sony Bocorkan Jadwal Peluncuran PS6 alias PlayStation 6
Mark Cerny bocorkan rencana peluncuran PS6 yang diprediksi hadir pada 2027. Sony dan AMD kembangkan teknologi baru “Project Amethyst” dengan...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/playstation-5-ps5-playstation-6-ps6-dualshock-5-14102025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Kabar mengenai kehadiran PlayStation 6 (PS6) kembali mencuat setelah Mark Cerny, Lead Architect PS5 dan PS5 Pro, mengisyaratkan waktu peluncurannya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Senior VP AMD, Jack Huynh.
Dalam video yang diunggah ke kanal resmi YouTube PlayStation, Mark Cerny menegaskan bahwa PS6 tidak akan dirilis tahun depan, dan pengembangannya masih berada pada tahap awal.
“Pengenalan dan pengembangan beragam teknologi untuk konsol generasi terbaru (PS6) masih sangat awal, tapi kami sangat bersemangat membawa semua ini ke perangkat tersebut dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Mark, dikutip dari PlayStation Lifestyle, Selasa(14/10/2025).
Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa Sony akan merilis PS6 sekitar tahun 2027 atau 2028, mengingat pola peluncuran konsol sebelumnya.
Sebagai perbandingan, PS5 dirilis pada 2020, sementara selang waktu antar generasi PlayStation biasanya berkisar 6–7 tahun.
Karena itu, sejumlah analis memperkirakan PS6 akan debut pada periode liburan akhir tahun 2027, antara September hingga November, mengikuti pola perilisan konsol sebelumnya.
Baca juga: Meta Bakal Pakai Chat AI untuk Personalisasi Iklan di Facebook dan Instagram Mulai Desember 2025
Proyek Amethyst: Teknologi Grafis Generasi Baru PS6
Selain mengisyaratkan waktu rilis, Mark Cerny juga membeberkan sedikit bocoran mengenai teknologi grafis terbaru yang tengah dikembangkan Sony bersama AMD dalam proyek bertajuk “Project Amethyst.”
Proyek ini berfokus pada penerapan machine learning (ML) dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung performa grafis generasi baru di konsol PS6.
Baca juga: Reebok Luncurkan Sepatu Edisi Khusus PlayStation, Hanya Dijual di 3 Negara
Cerny mengungkapkan, teknologi ini akan menjadi dasar bagi tiga inovasi utama di PS6, yakni:
- Neural Arrays – Memungkinkan GPU saling berbagi dan memproses data secara terpadu seperti satu mesin AI besar.
- Radiance Cores – Perangkat keras khusus untuk pemrosesan cahaya realistis, menciptakan efek real-time ray tracing dan path tracing dengan detail tinggi.
- Universal Compression – Teknologi kompresi data yang mengurangi beban bandwidth memori dan menekan konsumsi daya.
Baca juga: Sony Pangkas Kapasitas SSD demi Tahan Harga PS5 Tetap Stabil
Menurut Cerny, kolaborasi ketiga teknologi tersebut akan menghadirkan “pengalaman visual dengan tingkat detail dan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya.”
“Teknologi ini masih dalam tahap simulasi, namun hasil awalnya sangat menjanjikan,” jelasnya.
Dengan inovasi tersebut, PS6 digadang-gadang akan menghadirkan lompatan besar dalam performa grafis dan efisiensi energi, sekaligus memperluas integrasi AI di dunia game konsol.
(*)
| Cara Bikin Spotify Wrapped 2025, Resmi Rilis di Indonesia |
|
|---|
| Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Meluncur: HP Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci dan Fitur Kelas Flagship |
|
|---|
| Syarat Lengkap dan Cara Daftar Jadi Pro Player di Tim ONIC Esports |
|
|---|
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Elon Musk Gratiskan Starlink untuk Korban Banjir Sumatera hingga Desember |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.