Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk, Basarnas Evakuasi 7 Korban pada Hari ke-3
Basarnas berhasil mengevakuasi 7 korban tertimbun reruntuhan musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo pada hari ke-3 pencarian, Rabu (1/10/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Direktur-Operasi-Pencarian-dan-Pertolongan-Basarnas-Laksamana-Pertama-TNI-Yudhi-Bramantyo-2025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali berhasil mengevakuasi korban dalam insiden runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Hingga hari ketiga operasi pencarian, Rabu (1/10/2025), sebanyak tujuh korban berhasil ditemukan.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers Rabu malam menjelaskan, korban ke-12 ditemukan pukul 14.42 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke Rumah Sakit Siti Hajar untuk proses identifikasi.
Selanjutnya pada pukul 15.22 WIB, tim berhasil mengevakuasi korban ke-13 berinisial HK dalam kondisi selamat.
Tidak lama kemudian, korban ke-14 atas nama WH juga ditemukan hidup pada pukul 16.05 WIB dan segera dirujuk ke RSUD Sidoarjo.
Baca juga: Musola Ponpes Al Khoziny Ambruk, Gubernur Jatim Khofifah Ungkap Penyebabnya
"Pukul 18.02 WIB, korban ke-15 ditemukan atas nama PTRA dalam kondisi selamat. Kemudian, pukul 18.17 WIB kita kembali mengevakuasi korban ke-16 dalam kondisi meninggal dunia," ujar Yudhi.
Tim kemudian melanjutkan pencarian dan pada pukul 18.40 WIB berhasil mengangkat korban ke-17 atas nama FTH dalam keadaan selamat.
Baca juga: Musala Ponpes di Sidoarjo Ambruk, Bupati: Tak Punya IMB
Korban terakhir pada hari itu, yaitu korban ke-18, ditemukan pukul 22.00 WIB atas nama RSI, juga dalam kondisi selamat meski mengalami luka serius dan langsung mendapat penanganan medis di RSUD Sidoarjo.
Dengan demikian, pada hari ketiga proses evakuasi, Basarnas berhasil menemukan tujuh korban, terdiri dari lima orang selamat dan dua orang meninggal dunia.
(*)
| BNPB: 914 Orang Tewas dan 389 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sumatera |
|
|---|
| Alvaro Kiano Diduga Dibunuh Ayah Tiri, Sang Ibu Putuskan Berhenti Bekerja di Luar Negeri |
|
|---|
| Empat Orang Tewas dalam Banjir dan Longsor di 6 Wilayah Sumatera Utara |
|
|---|
| Murid SD di Pekanbaru Tewas Diduga Akibat Bullying, Keluarga Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| TNBTS Pastikan 187 Pendaki di Ranu Kumbolo Selamat saat Erupsi Semeru |
|
|---|