Jumat, 5 Juni 2026

Erick Thohir: Pemerintah Tak Bisa Danai Single Event, Termasuk Kualifikasi Piala Dunia

Menpora Erick Thohir pastikan pemerintah tidak bisa membiayai single event seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dana hanya diberikan untuk multi...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Erick Thohir: Pemerintah Tak Bisa Danai Single Event, Termasuk Kualifikasi Piala Dunia
Warta Kota/Yulianto
PENDANAAN - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (kanan) dan pejabat lama Dito Ariotedjo (kiri) berfoto bersama usai serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kemenpora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2025) lalu. Terkini, Menpora Erick Thohir pastikan pemerintah tidak bisa membiayai single event seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dana hanya diberikan untuk multi event seperti SEA Games dan Olimpiade. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pemerintah tidak dapat memberikan pendanaan untuk penyelenggaraan single event yang digelar PSSI, termasuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal ini berarti Timnas Indonesia tidak akan mendapat dana dari APBN saat tampil pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi pada Oktober mendatang.

“Dan saya sudah konsultasi ke BPK, tadi kita sudah kesepakatan ya. Tentu untuk PSSI kita tidak bisa mendapatkan pendanaan dari pemerintah khususnya yang single event,” ujar Erick Thohir, Selasa (23/9/2025), dikutip dari Kompas.com.

 

 

Multi Event Tetap Dibiayai

Meski begitu, Erick memastikan pemerintah tetap menyalurkan dana untuk kegiatan olahraga berskala multi event seperti SEA Games maupun Olimpiade.

“Tapi yang multi event nanti dari pihak BPK akan cek clearance-nya seperti apa. Karena kalau multi event itu semua cabor ya dibiayai,” jelas Erick yang juga menjabat Ketua Umum PSSI.

 

Baca juga: FIFA Tegaskan Rangkap Jabatan Erick Thohir Tak Langgar Statuta

 

Ia menambahkan, prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana olahraga tetap dipegang untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

“Karena hari ini tugas terpenting saya untuk olahraga Indonesia. PSSI hanya salah satunya. Tapi olahraga Indonesia yang terpenting,” tegasnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved