PMKRI Toraja Terima Kader Baru Lewat MPAB dan Mabim
Rangkaian kaderisasi kemudian berlanjut dengan Masa Bimbingan (MABIM) pada 10-12 Oktober 2025 di Aula Stasi Maruli
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pmkri45.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja Sanctus Paulus terus meneguhkan komitmennya dalam mencetak kader muda Katolik yang beriman, cerdas, dan berjiwa sosial.
Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (MABIM) tahun 2025, yang digelar di dua kabupaten, Toraja Utara dan Tana Toraja, Sulsel.
Kegiatan MPAB dilaksanakan dalam dua gelombang, masing-masing pada 26-28 September 2025 di Aula SP2T Bolu, Toraja Utara, dan 30 September-2 Oktober 2025 di Aula Stasi Ariang, Tana Toraja.
Rangkaian kaderisasi kemudian berlanjut dengan Masa Bimbingan (MABIM) pada 10-12 Oktober 2025 di Aula Stasi Maruli, yang menjadi tahap pendalaman nilai dasar organisasi.
Dalam MABIM, para calon kader dibentuk tidak hanya secara intelektual, tetapi juga secara moral dan spiritual, menanamkan nilai Kristianitas, Fraternitas, dan Intelektualitas yang menjadi Tiga Benang Merah PMKRI.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan anggota muda menjadi anggota biasa dalam momen Allo Dikamali’ pada Sabtu (18/10/2025), sebagai simbol pengakuan atas proses pembinaan yang telah dijalani para kader muda.
Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja, Imanuel, dalam sambutannya menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar organisasi.
“Setelah dilantik menjadi anggota biasa, saya berharap setiap kader mampu menghidupi dan mengimplementasikan nilai Tiga Benang Merah PMKRI: Kristianitas, Fraternitas, dan Intelektualitas" ucap Imanuel,
Lanjut ia menambahkan, dengan semangat Pro Ecclesia et Patria, PMKRI Cabang Toraja berkomitmen mencetak kader yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan sosial.
Presidium Pendidikan PMKRI Cabang Toraja, Milton Lando, menambahkan bahwa MPAB dan MABIM merupakan bagian dari pembinaan formal berjenjang di PMKRI.
“Saya berharap anggota biasa angkatan ke-20 ini dapat melanjutkan proses kaderisasi ke jenjang berikutnya seperti Latihan Kepemimpinan Kader (LKK), Konferensi Studi Regional (KSR), hingga Konferensi Studi Nasional (KSN),” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PMKRI Cabang Toraja kembali menegaskan perannya sebagai wadah pembentukan pemimpin muda Katolik yang berkarakter, berpikir kritis, dan siap mengabdi bagi Gereja serta Tanah Air.(*)
| PMKRI Minta Kapolda Sulsel Bebaskan Mahasiswa yang Ditangkap Saat Aksi Tolak Penggusuran Tongkonan |
|
|---|
| Presiden Prabowo Apresiasi Ketua PMKRI Susana Kandaimu: Pemimpin Perempuan Papua di Tingkat Nasional |
|
|---|
| PMKRI Sampaikan Tujuh Tuntutan Strategis di Istana Negara |
|
|---|
| Mahasiswa Demo di Kandean Dulang, Minta Anggota Dewan Hadir |
|
|---|
| Elemen Mahasiswa dan Pemuda Toraja Utara Sulsel Bakal Aksi Demo di Kandean Dulang |
|
|---|