Kamis, 9 April 2026

Tekno

AS Buka Blokir TikTok, Mobile Legends dan Capcut Masih Belum Bisa Diakses

Meskipun TikTok kini sudah bisa diakses kembali secara bertahap, aplikasi lain dilaporkan masih belum tersedia.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto AS Buka Blokir TikTok, Mobile Legends dan Capcut Masih Belum Bisa Diakses
Freepik
Ilustrasi TikTok. 

TRIBUNTORAJA.COM – Amerika Serikat (AS) sebelumnya tidak hanya memblokir TikTok, tetapi juga aplikasi lain seperti Lemon8, aplikasi edit foto CapCut, game Marvel Snap, serta beberapa game dari Moonton, termasuk Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB).

Meskipun TikTok kini sudah bisa diakses kembali secara bertahap, aplikasi lain dilaporkan masih belum tersedia.

Berdasarkan laporan langsung dari tim KompasTekno di San Francisco, California, pengguna yang mencoba mengakses CapCut akan menerima pesan dalam bahasa Inggris.

 

 

"Maaf, Capcut tidak tersedia saat ini. Undang-undang (UU) yang melarang CapCut telah berlaku di AS. Sayangnya, hal itu berarti Anda tidak bisa menggunakan CapCut saat ini. Tenang saja, kami akan berusaha memulihkan layanan di AS. Tunggu saja!"

Selain TikTok, aplikasi seperti CapCut dan lainnya belum muncul kembali di Google Play Store maupun App Store.

 

Baca juga: CEO TikTok Shou Zi Chew Pernah Magang di Facebook

 

Dasar Hukum Pemblokiran

Pemblokiran ini didasarkan pada undang-undang "Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Application Act," yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden dan berlaku efektif mulai 19 Januari 2025.

UU ini mengatur bahwa semua aplikasi yang dikembangkan atau terafiliasi dengan ByteDance, perusahaan induk TikTok, harus menjalani divestasi (pemisahan dari induk perusahaan) atau akan diblokir.

Sebagai informasi, aplikasi Lemon8 dimiliki oleh Heliophilia Pte. Ltd., perusahaan yang terhubung dengan ByteDance.

Moonton, pengembang Mobile Legends: Bang-Bang, juga merupakan anak perusahaan ByteDance.

Hal yang sama berlaku untuk Marvel Snap, yang diterbitkan oleh Nuverse, serta CapCut yang dimiliki langsung oleh ByteDance.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved