Selasa, 7 April 2026

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam jarak 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Gunung Semeru Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter
Tribun Jatim/IST
ILUSTRASI - Gunung Semeru teramati mengalami erupsi dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 14.003 kaki atau 4.376 meter pada Kamis (11/1/2023) lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM - Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi kembali pada Selasa (14/5/2024) pagi, mengeluarkan abu vulkanik setinggi 600 meter.

Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, letusan terjadi pada pukul 04.56 WIB dengan kolom abu mencapai ketinggian 4.276 meter di atas permukaan laut.

 

 

"Tinggi kolom letusan sekitar 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut," kata Sigit Rian Alfian, petugas di Pos Pengamatan Gunung Semeru, dikutip dari Antara.

Aktivitas vulkanik di Gunung Semeru menunjukkan peningkatan signifikan dalam 6 jam terakhir sebelum erupsi.

Tercatat 15 kali gempa letusan dengan amplitudo 12-23 mm dan durasi 81-133 detik, satu kali gempa guguran dengan amplitudo 4 mm dan durasi 62 detik, serta enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-5 mm dan durasi 43-62 detik.

 

Baca juga: Gunung Ibu Maluku Utara Erupsi

 

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Siaga atau Level III bagi Gunung Semeru karena potensi bahaya yang masih tinggi.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam jarak 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, warga diingatkan untuk menghindari aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 km dari puncak.

 

Baca juga: Bandara Sam Ratulangi Manado Sulut Masih Ditutup hingga Jumat Sore akibat Erupsi Gunung Ruang

 

Aktivitas juga dilarang dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap lontaran batu pijar.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved