Sabtu, 11 April 2026

8 Pendaki dari Unhas Tersesat di Gunung Gandang Dewa Mamasa

Saat akan melakukan perjalanan turun, mereka tersesat dan juga kehabisan bekal.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto 8 Pendaki dari Unhas Tersesat di Gunung Gandang Dewa Mamasa
noice.id
Ilustrasi pendaki 

TRIBUNTORAJA.COM, MAMASA - Delapan pendaki dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dilaporkan tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Gandang Dewata, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Bahkan, mereka juga telah kehabisan bekal setelah sekitar seminggu berada di hutan gunung.

Informasi yang diperoleh dari Tribun-Sulbar.com, pendaki ini mengalami kelelahan, bahkan beberapa di antaranya dalam kondisi sakit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Gusti Hermiawan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

"Iya, kami telah mendapat laporan dari warga bahwa ada pendaki yang mengalami kesulitan di Gunung Gandang Dewata," ujar Gusti, Selasa (13/2/2024).

Adapaun kronologi, kata Gusti, kemarin, Senin (12/2/2024), pihaknya mndapatkan laporan dari Kepala Dusun Rante Pongko bahwa ada pendaki yang mampir di rumah warga.

Pendaki ini bernama Alfian Arif. Ia mampir di rumah warga atas nama Arruan. Kepada warga, Alfian menceritakan kondisinya dan juga melaporkan bahwa masih ada 7 temannya yang berada di kawasan hutan.

Keberadaanmereka diperkiraan pada lokasi jalur antara pos lima ke empat.

Alfian menceritakan bahwa mereka berdelapan mendaki Gunung Gandang Dewata pada pekan lalu.

Mereka tiba di Mamasa pada Minggu 4 Februari 2024 dan mulai pendakian tanggal 5 Februari 2024.

Setelah 4 hari mendaki, mereka tiba di puncak tanggal 9 Februari dan kembali berkemah di pos 7.

"Tanggal 10 (Februari), mereka mulai melakukan perjalanan turun. Di situlah mereka tersesat ditambah bahan makanan terakhir habis di malam hari. Nah, tanggal 11 Februari, mereka baru kembali menemukan jalur pendakian," jelas Gusti.

Senin, 12 Februari 2024 pagi, sekitar pukul 10.00 Wita, mereka mencoba melanjutkan perjalanan dari jalur pos lima menuju pos empat.

Namun, kondisi mereka sudah kelelahan dan kelaparan juga akibat ransum yang sudah habis.

Alfian Arif yang masih kuat jalan duluan untuk mencari bantuan karena tujuh orang yang lain sudah tidak sanggup melanjutkan perjalanan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved